WYKE SANTIKA DEWI

The Wall

You need to sign in to comment
No comments

Gifts

Newsfeed

  • tugas mencari biodata kaprodi

    Nama : Dr. KRISTINA SETYOWATI M.Si.
    NIP : 196306131990032001
    Jenjang : Doktor
    Golongan/ Ruang. : IV/b
    Tempat/Tanggal Lahir : Sragen, 13 Juni 1963
    Riwayat Pendidikan : - Dr. Administrasi Publik , Universitas Brawijaya, 2015
    - M.Si. Administrasi Negara, Universitas Gadjah Mada, 2000
    - Dra. Administrasi Negara, Universitas Airlangga, 1989
    Prodi - Fakultas. : Prodi - Fakultas ISIPKeahlian:Ilmu. Administrasi





    Riwayat Pekerjaan1.Kepala Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP-UNS (2015-2019)
  • Surat Untuk Indonesia

    Indonesia saat ini berada di era reformasi, Meskipun di era reformasi, demokrasi bisa bernafas bebas. Pernyataan ini diperkuat lagi dengan adanya penjabat yang melakukan korupsi, sehingga pemerintah mengalami krisis kepercayaan yang begitu nyata dari rakyatnya Oleh karena itu kita sebagai pemuda penerus bangsa harus waspada terhadap kondisi seperti ini. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus tau, dan berpikir agar kita tidak terjerumus dalam hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Masalah-masalah seperti itu merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan seksama, karena dapat mengancam kedaulatan bangsa ini. Jika masalah itu bisa dihadapi kaum muda, maka kedaulatan Indonesia akan semakin bisa ditegakkan, namun jika tidak bisa dihadapi masalah – masalah itu, maka kedaulatan bangsa ini akan berada dalam ambang kehancuran dan penindasan. Kedaulatan Bangsa Indonensia berarti menguasai seluruh sumber daya alam dan cabang – cabang produksi yang penting yang menyangkut hajat hidup Rakyat Indonesia dan dipergunakan untuk sebesar – besarnya kemakmuran Rakyat Indonesia. Berdaulat juga berarti harkat dan martabat hidup Orang Indonesia Asli menjadi terangkat dan semakin terangkat dan kesejahteraan sosial pun dapat terwujud. Karena itu, tugas pemuda tak hanya mengambil alih kekuasaan dari kaum tua, namun juga harus menyiapkan manifestasi kaum muda masa kini dalam langkahnya memimpin bangsa dan negara ini untuk mencapai tujuan, cita – cita dan kedaulatan yang sejati.. Generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan adalah individu yang bisa memberi pengaruh kepada individu lain, serta dapat mewujudkan pemimpin yang berada dalam organisasi atau pemerintahan yang mempunyai struktur tersendiri dengan mewujudkan tujuan bersama antara pemimpin dan anggotanya.

    Generasi muda kini telah saatnya untuk menjadi pemimpin ditengah – tengah bangsa dan negara yang sedang krisis ini. Sudah lebih dari 10 tahun pasca mementum reformasi, tidak ada kaum pemuda yang memimpin secara langsung untuk melakukan dan menjadikan nyata perubahan – perubahan yang menjadi keinginan dan cita – cita bangsa. Kini bukan lagi saatnya kaum muda hanya sebagai penonton melainkan ikut langsung dalam mewujudkan cita-cita bangsa.
    Generasi muda harus mampu memimpin diri untuk berdisiplin terhadap tugas dan kewajiban-kewajibannya, juga harus mampu mempengaruhi diri untuk tetap menjaga moral, kejujuran, aspek sosial serta yang terpenting tetap berpedoman pada Pancasila.
    Semuanya harus saling bersinergi sama satu dengan yang lain dalam membangun tujuan bangsa, guna mencapai kemaslahatan. Salahsatu semboyan yang harus melekat pada masyarakat dan generasi muda adalah Bhineka Tunggal Ika yaitu berbeda-beda namun memiliki satu tujuan. Dengan berbagai suku, ras, agama, bahasa, adat-istiadat, tradisi, kesenian, budaya, dan banyak lainnya. Dimana semua perbedaan itu bisa disatukan dengan adanya “Pancasila” dengan rohnya “Bhineka Tunggal Ika”, begitu pula dijaman era modern ini.
    Sebagai generasi penerus bangsa, generasi muda harus banyak belajar dan selalu berjuang dalam menggapai semua cita-cita. Menjadi pemimpin bangsa ini tidaklah mudah, karena Indonesia memiliki bermacam adat, tradisi, kepercayaan, bahasa, suku, norma dan agama disetiap daerahnya.
    Kita harus bangga hidup di Negeri yang kaya raya akan segala hal. Tak peduli seberapa besar tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, niat dan tujuan luhur yang harus didahulukan guna terwujudnya kemaslamahatan dalam masyarakat di masa yang akan datang. Ini semua akan terwujud, apabila semua elemen masyarakat sadar akan pentingnya mendidik generasi muda. Maka dari itu kita sebagai generasi penerus wajib mencintai menghargai, dan menjaga negri kita ini.

  • BASTILLE
    Nama Anggota :
    1. Aswam Aji Prasetyo (Sosiologi)
    2. Dita Ayu Mustika (Sosiologi)
    3. Refa'i Zinedine (Sosiologi)
    4. Nina Septiani Safitri (Administrasi Negara)
    5. Gina Putri Kartika (Administrasi Negara)
    6. Wyke Santika Dewi (Administrasi Negara)
    7. Merinda Ulfatyana (Administrasi Negara)
    8. Mohammad Herliroza A (Administrasi Negara)
    9. Muhammad Ihza Rifyal Ka'bah (Administrasi Negara)
    10. Yonandha Nancy Puspja (Ilmu Komunikasi)
    11. Ferlita Amelia Septy Anggraeni (Ilmu Komunikasi)
    12. Yunita Wahyu Heningtyas (Ilmu Komunikasi)
    13. Octovaldo Akhlaqul Karim (Ilmu Komunikasi)
    14. Rachma Dania (Ilmu Komunikasi)
    15. Leica Kartika (Hubungan Internasional)
    16. Eryan Dwiki Effendi (Hubungan Internasional)
    17. Wilyam Lie (Hubungan Internasional)

    Nama Pendamping :
    Gusty Putri Dhini Rosyida

    Landmark Kota Solo :
    Benteng Kavallerie-Artillerie Mangkunegaran
    Benteng yang berada di Kompleks Pura Mangkunegaran ini telah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Pada saat itu, kawasan sekitar Mangkunegaran lebih bercorak Eropa dan menjadi salah satu kawasan yang mempunyai benteng Kavallerie-Artillerie (Tentara Bersenjata) untuk kepentingan Militer. Benteng ini berada di sebelah timur Pura Mangkunegaran dan sering digunakan menjadi venue berbagai acara yang diselenggarakan di Kota Solo dan saat ini pada bagian belakang benteng tersebut digunakan sebagai pemukiman penduduk.
  • WYKE SANTIKA DEWI joined our site!