NUR CHASANAH

The Wall

You need to sign in to comment
No comments

Newsfeed

  • Pendamping : Alfan Jihad Bintang Pratama


    Ilmu Komunikasi

    1. Isnaini Khaoirunnisah

    2. Rozinul Haq

    3. Ryanuri Rifki Ramadan

    4. Satrio Danurdoro

    5. Syerin Ulfiatul Fahiroh


    Sosiologi

    1. Fadlurrahman Fiqi Salman

    2. Gumelar Agung Prihadi

    3. Rivaldi

    4. Titin Marliyana


    Administrasi Negara

    1. Fitria Anggraeni

    2. Nur Chasanah

    3. Prima Prasetyo

    4. Verenia Aditya Pratama

    5. Vindi Octaviani


    Hubungan Internasional

    1. Ghozi Alwandria

    2. Nurlita Agtari Putri

    3. Retnaningtyas Puspitasari


    Makna Landmark :

    BERINGIN KEMBAR ALUN-ALUN KIDUL SURAKARTA melambangkan keadilan antara kedua pihak. Tidak melihat sebelah seimbang dan rata. Apabila seseorang berhasil melewati dua pohon beringin tersebut dengan mata tertutup dan tanpa mengucap kata diyakini segala kenginannya akan terwujud.
  • Dirgahayu 71 tahun Indonesia
    71 tahun yang lalu Indonesia merdeka dari tangan para penjajah, berkat kerja keras rakyat Indonesia terutama para pemuda Indonesia. Mereka rela mengorbankan nyawa mereka demi memperjuangkan nasib Indonesia kedepannya. Dari kerja keras pemuda pula lah lahir sumpah pemuda yang merupakan titik puncak dari jiwa nasionalisme yang tinggi dan berkehendak untuk bersatu sebagai sebuah bangsa. Karena perjuangan pemuda pula lah lahir hari pahlawan yang selalu diperingati setiap tanggal 10 november. Semangat para pemuda begitu menggelora dalam jiwa mereka pada saat itu, mereka merelakan segalanya demi tanah air tercinta mereka merdeka, yaitu tanah air Indonesia.
    Namun sangat disayangkan disaat para pahlawan besusah payah merebut kemerdekaan Indonesia saat itu justru sekarang Indonesia dibiarkan dijajah lagi namun tidak dijajah secara fisik melainkan secara mental. Penjajahan dalam bentuk baru dimasa sekarang ini sering disebut dengan istilah neokolonialisme. Neokolonialisme dapat berupa pembodohan lewat alat komunikasi yang semakin canggih sekarang ini, pemuda-pemuda di Indonesia dibuat semakin ketagihan dengan gadget supaya mereka sibuk dengan gadget mereka dan melupakan kewajiban mereka unuk membangun Indonesia menjadi lebih maju. Para pemuda saat ini cenderung egois, mereka hanya memikirkan kesenangan mereka saja tanpa memikirkan nasib bangsanya. Banyak rakyat miskin yang menderita di Indonesia namun pemerintah tidak menghiraukan nasib para penduduk miskin tersebut, justru kasus korupsi para pejabat tinggi semakin banyak dan menjadi-jadi. Kasus-kasus korupsi tersebut terjadi karena gaya hidup pejabat yang terlampau mewah, mereka selalu tampil dengan segala sesuatu barang yang terkini yang kemungkinan besar budgetnyapun besar. sebenarnya hal tersebut juga bagian dari neokolonialisme yang diciptakan oleh bangsa barat, mereka merancang segala sesuatu yang menarik bagi Negara berkembang seperti Indonesia agar keadaan Indonesia semakin terpuruk dan menyerahkan segala kekayaan Indonesia pada bangsa barat.
    Indonesia telah kehilangan tambang emas yang kini dikuasai Freeport, Indonesia juga telah kehilangan minyak bumi yang dikuasai oleh beberapa perusahaan asing salah satunya Chevron Pacific Indonesia. Haruskah Indonesia menyerahkan kekayaan Indonesia pada perusahan-perusahan asing dari negara maju?? Seharusnya Indonesia mampu mengolah semua sumber daya alam Indonesia sendiri, agar kehidupan Indonesia lebih makmur. Indonesia butuh sumber daya manusia yang mampu mengolah semua kekayaan Indonesia tersebut. Harapan untuk Indonesia kedepan adalah Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara yang pernah menjajah Indonesia, Indonesia harus mampu mensejahterakan dan memakmurkan kehidupan rakyatnya serta Indonesia harus memberantas praktik-praktik korupsi dan menghilangkan sifat-sifat yang tidak adil dari dalam diri setiap rakyat Indonesia. Para pejabat negeri ini juga harus bersikap adil dalam segala hal terutama dalam hal pemerataan sda, pendidikan dan kesejahteraan hidup penduduk Indonesia. Jangan hanya kota-kota besar saja yang mengalami pembangunan namun daerah-daerah terpencilpun juga membutuhkan pembangunan toh mereka juga masih bagian dari Indonesia. Jangan biarkan rakyat yang tinggal di perbatasan negara ini kehidupannya dipenuhi oleg negara tetangga, jika hal tersebut terjadi lama kelamaan yang terjadi adalah mereka memisahkan diri dari Indonesia atau mereka akan bergabung dengan negara tetangga.
    Kita sebagai generasi muda dan civitas akademik FISIP berkewajiban untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik lagi, marilah kita belajar dengan sungguh-sungguh supaya mampu merubah Indonesia menjadi negara maju dan merubah kehidupan rakyat Indonesia menjadi makmur serta dapat menikmati semua sumber daya alam yang melimpah di Indonesia kita tercinta ini. Dirgahayu indonesiaku semoga jaya selalu dan dapat tercapai semua cita-cita rakyat negerimu.
  • NUR CHASANAH joined our site!