Wisnu Amri Hidayat

The Wall

You need to sign in to comment
No comments

Friends

Newsfeed

  • Sanksi untuk atribut yang salah

    Biodata KA Prodi Ilmu Komunikasi.
    Nama : Sri Hastjarjo, S.Sos. Ph.d
    NIP : 19710217 199802 1 001
    Gol/Tmt : III/A/ 1 APRIL 1999
    Pendidikan terakhir : S3 The University of Newcastle
    Alamat : Banyuanyar RT 03/XII Solo 57137
    Telepon : 081329061003
    Email : sri.hastjarjo@yahoo.com
  • Surat Untuk Indonesia.


    Setahun kebelakang, banyak hal yang menarik minat saya. Seperti kasus kopi sianida, Rio Haryanto yang bermain di F1, masalah pelemahan KPK, dan lain lain. Tapi jika jujur, masalah yang paling menarik perhatian saya adalah masalah yang berhubungan dengan pendidikan.

    Sebagai seorang yang pernah bercita cita sebagai seorang pendidik, menurut saya banyak hal miris yang terjadi di Indonesia. Mulai dari wacana full day school, foto murid SMA yang mencoret coret bajunya secara berlebihan ketika kelulusan, hingga sifat anarkis yang ditunjukkan oleh ayah dan anak dari Makassar, membuat aku berpikir "apakah jadi segini buruk pendidikan indonesia?"

    Berkaca dari Finlandia, yang menerapkan 6 jam pelajaran perhari, yang bahkan bukan 5-hari-belajar seperti kebanyakan sekolah di Indonesia bisa menjadi peringkat 1 dalam bidang pendidikan, muncul suatu kesimpulan bahwa bukan kuantitasnya yang menjadi masalah, tetapi kualitas pembelajaran itu sendiri.

    Dan munculnya Finlandia sebagai negara nomer satu memberikan efek bahwa "mungkin" pembelajaran seperti di Finlandia dapat menjadi role model yang baik bagi seluruh sistem pendidikan di masing masing negara. Sayangnya, saya pesimis bahwa hal itu dapat menjadi kenyataan.

    Permasalahan yang utama menurut saya ada pada mental bangsa indonesia itu sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa etos kerja maupun semangat kita jauh dibawah dibanding dengan negara maju di luar sana. Revolusi mental harus dijalankan seiring dengan revolusi pendidikan. Karena tanpa mental yang baik, pendidikan dapat berjalan dengan signifikan. Begitupun sebaliknya.

    Berbicara kembali mengenai Finlandia, kita tak harus menjadi seperti Finlandia. Karena dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh bangsa indonesia, saya yakin kita memiliki potensi untuk mengimbangi bahkan mengalahkan Finlandia sebagai negara nomer satu dalam bidang pendidikan
  • LANDMARK KELOMPOK HEGEMONI
    Pendamping : Clarenha Rosario Wijaya Seran
    Administrasi Negara:
    1. Realdy Bagus Dwi Putra
    2. Angga Ferdinandito
    3. Aisyah Nur'ayni
    4. Mabror Wijiutomo
    5. Banyu Visandi P
    Sosiologi
    1. Vira Arshita Nadia Kusuma
    2. Hendrata wahyuesa Priambudi
    3. Ayu Bella Ganawati
    4. Diyanita Putri
    Ilmu Komunikasi
    1. Feby Larasati
    2.Tiara Mahatmastuti
    3. Zefrien Roselina
    4. Hannyda Ishlahiyah
    5. Wisnu Amri Hidayat
    6. Kinanthi Larasati P
    Hubungan Internasional
    1. Rizki Cahyani Rosmaina
    2. Reinald Febriano
    3.Intan Annisa Putri

    Monumen Pemersatu Bangsa terletak di jalan KH Dewantoro,tepatnya di belakang kampus UNS. Pada monumen ini terdapat patung Soekarno sedang memegang tongkat dan patung Moh. Hatta sedang memegang sebuah gulungan kertas. Pada monumen ini terdapat pula seekor burung elang dengan pose mata tajam mencengkram. Monumen yang didirikan tahun 2008 ini diharapkan dapat menjadi gambaran untuk para pemuda bahwa tak ada keberhasilan tanpa perjuangan
  •  
  •  
  • Wisnu Amri Hidayat joined our site!