Iklil Mara Abidyoga

The Wall

You need to sign in to comment
No comments

Blog

  • Sebuah surat yang ingin saya berikan kepada bangsa ini ialah “ Sadarlah!!! Indonesia butuh perubaha...
    · Aug 8
  • Berbicar a mengenai pemimpin, yang langsung terlintas dibenak kita ialah tokoh tokoh layaknya  ...
    · Aug 4

Newsfeed

  • Surat Untuk Indonesia
    Sebuah
    surat yang ingin saya berikan kepada bangsa ini ialah “ Sadarlah!!! Indonesia butuh perubahan “. Indonesia bukanlah lagi
    negara kecil, kita t...
    Aug 8
    0 0
  • Jika Aku Menjadi Pemimpin
    Berbicara
    mengenai pemimpin, yang langsung terlintas dibenak kita ialah tokoh tokoh
    layaknya  Ir.Soekarno, Adolf Hitler,
    Nelson Mandela dan be...
    Aug 4
    0 0
  • Jika Aku Menjadi Pemimpin

    Berbicara mengenai pemimpin, yang langsung terlintas dibenak kita ialah tokoh tokoh layaknya Ir.Soekarno, Adolf Hitler, Nelson Mandela dan berbagai tokoh yang sedang berkuasa atau yang pernah berkuasa. Bagaimana jika kita melihat ke cermin dan meyakinkan diri kita bahwa saya adalah pemimpin yang baru. Seseorang yang ingin menjadi pemimpin haruslah mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya. Tetapi mempunyai keyakinan dan kemampuan saja tidak cukup untuk menjadikan kita sebagai pemimpin, kita butuh suatu wadah untuk mengekspresikan diri bersama sekelompok orang dan jawabannya ialah organisasi. Pada tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, Budi Utomo ( Boedi Oetomo ) sebagai pelopor mungkin tidak membayangkan bahwa hari itu akan dinamai HARKITNAS. Yang mereka pikirkan ialah membuat Organisasi dan memperjuangkan hak rakyat kala itu, tapi dampaknya dapat kita rasakan sampai sekarang ini. Disinilah kata kuncinya, pemimpin hebat lahir dari sekelompok orang yang berusia belia dan mampu membaca perubahan zaman, memutuskan untuk mengantisipasi, dan efek dari antisipasi itu dapat kita dirasakan. Tetapi apakah yang pantas menjadi pemimpin hanyalah orang yang berusia belia. Tentu tidak, definisi muda tidaklah selalu tentang umur, umur adalah angka atau hitungan tahun. MelaInkan, jika yang kita bicarakan tentang masa lalu berarti kita sudah tua, begitu pula sebaliknya jika yang kita bicarakan tentang masa depan berarti kita masih muda.
    Perkembangan teknologi masa kini telah mampu menciptakan ruang yang biasa kita sebut dengan social media kita yang membantu untuk berkomunikasi bersama seluruh orang didunia ini. Namun, apakah kita telah memanfaatkan Sosmed tersebut untuk menciptakan masa depan, atau selama ini kita menggunakannya hanya untuk merawat masa lalu. Kebanyakan orang hanya menggunakannya untuk merawat masa lalu nya, tidak menggunakannya untuk merancang masa depan, itu menandakan bahwa banyak orang Indonesia yang sudah tua. Terutama para pemuda yang sering dianggap muda, tidak jarang dari kita sebagai pemuda memprioritaskan kehidupan kita dikehidupan maya hanya untuk meningkatkan keeksistensian diri yang kadang tidak ada nilai maupun faedahnya dari pada kehidupan nyata kita. Dititik inilah diperlukan pemuda yang mempunyai kebudayaan lokal yang kuat dan dapat memformulasikannya dengan teknologi di era modern ini.
    Disinilah saya datang sebagai orang muda yang siap melakukan perubahan baru untuk Indonesia jika aku menjadi pemimpin. Hal yang akan saya lakukan pertama kali ialah merubah pendidikan di Indonesia. Masyarakat masih sangat terpaku dengan nilai kognitif, dan monomer duakan pendidikan karakter. Hal inilah yang harus kita rubah, perlu diketahui tingginya nilai kognitif yang tidak diimbangi dengan pendidikan karakter hanyalah akan melahirkan tikus tikus yang baru di negeri ini. Maka dari itu diperlukan dalam pendidikan yang mengemas ajaran rasa cinta dan bangga atas kebudayaan lokal sejak dini dan mampu memformulasikannya dengan globalisasi supaya terlahir generasi emas pada bangsa ini.
    Setelah saya mencetak generasi emas pada bangsa ini, memajukan Negara Indonesia dan siap bersaing di kancah internasional bukanlah wacana lagi bagi kita. Tapi, mari kita buktikan bersama. Seorang pemimpin yang hebat tidak akan pernah maju tanpa anggota yang hebat pula, Sama halnya dengan bangsa kita ini, Presiden yang paling hebat sekalipun tidak akan pernah berhasil jika rakyatnya tidak sama hebatnya dengan pemimpinnya. Selain itu, saya ingin menjadi pemimpin selayaknya Jendral Sudirman. Atas perjuangannya dalam kemerdekaan Indonesia yang luar biasa karena semangatnya yang tetap ikut bergerilya walaupun dalam keadaan sakit. Dengan meneladaninya, saya meyakini bahwa saya dapat mengetahui apa yang dirasakan rakyat dibawah sana, karena pemimpin bukanlah sesuatu yang harus berada diatas, melainkan semua itu ada waktunya tersendiri dan sebagai seorang pemimipin kita harus mengetahui waktu tersebut. Maka pesan yang saya berikan terhadap diri saya sendiri dan untuk semua saudara saudariku yang sebangsa dan setanah air Indonesia ini, janganlah menunggu hebat untuk berani memulai, marilah kita bangkitkan lagi Macan Asia yang tertidur sudah terlalu lama ini.





    Aug 3
    0 0
  • Iklil Mara Abidyoga Jika Aku Menjadi Pemimpin
    http://www.example.com
    Jika Aku Menjadi Pemimpin Berbicara mengenai pemimpin, yang langsung terlintas dibenak kita ialah tokoh tokoh layaknya Ir.Soekarno, Adolf Hitler, ...
    Aug 3
    0 0
  • Iklil Mara Abidyoga joined our site!
    Aug 3
    0 0