Yudhistia Prayoga

The Wall

You need to sign in to comment
No comments

Blog

  • Solo merupakan Kota yang terkenal dengan wisata kulinernya yang murah. wisata kuliner tersebut biasa...
    · Aug 18 '16
  • FRATERNITÉ Ilmu Komunikasi 1. Indriana Mega Kresna 2. Kevin Garindy Junior 3. Meta Purwatiningsi...
    · Aug 15 '16
  • Surat untuk Indonesi a Sabtu 13 Agustus 2016 Kepada Indonesia bangsaku yang saya Hormati Apa k...
    · Aug 15 '16

Newsfeed

  • Sanksi artikel tentang Penertiban PKL di kota solo.
    Solo merupakan Kota yang terkenal dengan wisata kulinernya yang murah. wisata kuliner tersebut biasanya dijual oleh pedagang pedagang kaki 5. pedagang...
  • foto kelompok
    FRATERNITÉ
    Ilmu Komunikasi
    1. Indriana Mega Kresna
    2. Kevin Garindy Junior
    3. Meta Purwatiningsih
    4. Nasy’ah Mujtahidah Madani
    5. Veronica Cinty...
  • Surat Untuk Indonesia
    Surat untuk Indonesia

    Sabtu 13 Agustus 2016
    Kepada Indonesia bangsaku yang saya Hormati

    Apa kabar indonesia. Bagaimana kabarmu setelah hampir 7...
  • Surat untuk Indonesia

    Sabtu 13 Agustus 2016
    Kepada Indonesia bangsaku yang saya Hormati

    Apa kabar indonesia. Bagaimana kabarmu setelah hampir 71 tahun merdeka? Kata orang sih, Indonesiaku ini sedang terpuruk. Ada apa denganmu? Apakah 70 tahun yang sudah kau lalui ini masih kurang untukmu bertumbuh menjadi bangsa yang besar?
    70 tahun merupakan waktu yang cukup lama untuk berkembang. Apalagi untuk bangsa yang sangat kaya sepertimu. Hartamu sangat berlimpah. Sumber daya alam dapat diperoleh dengan mudahnya. Batu bara, minyak bumi, gas alam, besi, nikel, tembaga, pasir, batu mulia, bahkan emas sekalipun banyak kau miliki. Selain itu, tanahmu sangat subur. Tanahmu merupakan tanah yang sangat ajaib. Banyak tumbuhan yang dapat tumbuh dengan subur di Indonesia. Mulai dari beras yang kau hasilkan dari berjuta juta atau bahkan ber milyar milyar hektar tanahmu yang subur. Seharusnya itu sudah cukup untuk membuat warga wargamu hidup tentram. Belum lagi, hasil dari perkebunanmu. Mulai dari jagung, kopi, teh, tebu, sagu, kelapa sawit, bakau, kelapa, gandum, singkong, ubi, kentang, wortel, bayam, brokoli, kol, mentimun, labu, pisang, pepaya, dan lain lain. Sungguh sangat kaya. Seharusnya semua orang Indonesia dapat bahagia.
    Tetapi, apa kenyataanya? Selama 1 tahun terakhir. Indonesia selalu dihantui oleh hal hal yang sangat mengerikan. Kemiskinan merajalela. Ini merupakan hal yang sangat aneh. Mengapa masih banyak orang orang yang miskin di negara yang kaya sekaya Indonesia. Ada apa denganmu indonesia? Mengapa engkau begini. Seharusnya engkau mampu bangkit dengan mudah. Tapi mengapa engkau terpuruk. Apa saja yang kau lakukan selama ini? Apakah kau tertidur pulas selama 70 tahun?
    Indonesiaku. Bangunlah! Sudah terlalu banyak waktu yang telah kau habiskan dan engkau sia siakan. Bangkitah! Jadikanlah 70 tahun ini sebagai pelajaran. Umurmu masih sangatlah panjang. Janganlah menyerah. Masih sangat banyak kesempatanmu untuk bangkit.
    Akan tetapi, hal itu akan lebih mudah jika indonesia sudah benar beanar merdeka. Menurut aku, Indonesia saat ini masihlah terjajah. Terjajah oleh maraknya tikus tikus berdasi yang sangat pandai dan menampakan diri seolah olah dialah yang paling benar. Pembodohan publik ada di mana mana. Kebebasan pers yang sekarang terjadipun menurut aku malah terlalu bebas. Bagaiman tidak? Kebebasan pers justru digunakan untuk membodohi masyarakat. Setiap hari, orang orang Indonesia mengkonsumsi tayangan dari stasiun televisi yang sudah tidak netral lagi. Banyak stasiun televisi swasta yang sekarang menayangkan program program yang terlalu memuji muji suatu oknum. Jadi seolah olah negara ini sedang dikendalikan oleh orang orang yang memiliki kepentingan melalui sarana cuci otak yang bernama teleivisi. Memang pada jaman dahulu, kebebasan pers sangatlah di kekang. Tetapi sayang, sekarang orang orang jahat yang haus akan kekuasaan dan uang memanfaatkan itu. Bisa di lihat, banyak acara acara yang mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah dengan cara berkelahi. Padahal, berkelahi itu merupakan cara yang salah dan tidak benar untuk menyelesaikan masalah. Tetapi apa yang terjadi? Acara itulah yang sedang banyak disaksikan oleh rakyat Indonesia. Dan dari stasiun televisi itu sendiri pun, tidak memberhentikan penyiaran acara tersebut, karena memang keuntungan yang sangat besar dapat diperoleh di situ. Sungguh miris dimana uang lebih penting dibanding kesatuan dan mental bangsa. Oleh karena itu, anak anak fisip harus senantiasa memperbaiki mental indonesia melalui diplomasi politik, serta memperbaiki sarana media yang ada. Sekian surat dari saya, marilah kita bangkit untuk indonesia yang lebih baik di tahun yang ke 71 ini.
  • Yudhistia Prayoga joined our site!