• JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

    Pemimpin…
    Kata itu pasti tidak asing bagi semua orang. Jika melihat dari kamus besar bahasa Indonesia maka kata pemimpin berarti orang yang memimpin atau orang yang ditunjuk untuk memimpin. Dalam bahasa Indonesia "pemimpin" sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan istilah Memimpin digunakan pada saat konteks hasil penggunaan pada diri seseorang yang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara. Jadi mereka yang memimpin harus bisa mempengaruhi orang lain dan orang lain itu harus siap dipengaruhi oleh yang memimpin. Seseorang yang diangkat menjadi pemimpin adalah ketika orang itu menjadi pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan - khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan.

    Baiklah itu sekedar informasi teori tentang arti pemimpin, bagaimana dengan realitasnya? Kenyataannya kita semua pernah melihat seroang pemimpin bahkan mungkin sejak dibangku Sekolah dasar, contohnya ketika saya duduk di bangku Sekolah dasar, ada ketua kelas yang ditunjuk oleh Guru, dan dia kami – teman-teman sekelas mengatakan bahwa ketua kelas itu adalah pemimpin di dalam kelas kami. Betapa bangganya ketika menjadi ketua kelas, karena teman-teman di dalam kelas tersebut taat apabila ketua kelas menyuruh atau memerintah. Di rumah pun kita ada pemimpin, biasanya saya melihat ayahnya saya mau makan dia bilang “ ayah yang pimpin berdoa” jadi memang didalam keluarga pun ada pemimpin yaitu ayah yang juga dikatakan Kepala Keluarga.

    Jika ditanyakan kepada saya, apakah saya pernah jadi seorang pemimpin ? hmmm pernah ketika saya menjadi ketua kelompok belajar di sekolah. Ketika itu saya harus memimpin diskusi dalam kelompok belajar saya. Jadi tentu saja itu tugas simple, saya hanya perlu membagi tugas masing-masing anggota yang ada dalam kelompok, adalah yang menulis, ada yang mencari data, ada bagian yang mencari ide dan ada bagian yang harus presentasi. Apabila ada debat dan diskusi yang berkepanjangan maka saya sebagai pemimpin saat itu harus menengahi dan meluruskan perbedaan pendapat tersebut. Memang tidak mudah tapi masing-masing anggota harus diberi pengertian. Itu bagian kecil dari pengalaman saya sebagai seorang pemimpin di dalam diskusi kelompok.

    Jika saya menjadi seorang pemimpin suatu organisasi, tentunya berbeda dengan pengalaman kecil saya yang sudah saya alami. Memimpin suatu organisasi besar tidaklah mudah.
    Ketika kita bicara menjadi seorang pemimpin organisasi yang kecil maupun besar maka kita harus melihat kepada diri kita sendiri apakah kita memiliki kualitas sebagai pemimpin. Saya tahu ketika saya ditunjuk menjadi seorang Pemimpin maka itu berarti ada beberapa langkah yang harus saya terapkan yaitu :
    - Saya harus mampu bekerja dengan orang lain yang berbeda latar belakang, berbeda suku dan berbeda segala hal.
    - Saya harus berani tanggung jawab dan mempertanggungjawabkan (akontabilitas): Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas, mengadakan evaluasi, untuk mencapai hasil yang terbaik.
    - Saya harus menyeimbangkan pencapaian tujuan dan prioritas : dimana dalam prosesnya harus menyadari batasan sumber daya yang ada sehingga saya harus dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas.
    - Saya harus dapat mendelegasikan tugas- tugas kepada rekan kerja / orang-orang dalamkelompok tersebut. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif,dan menyelesaikan masalah secara efektif.
    - Saya harus mulai berpikir secara analitis dan konseptual dengan begitu dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat. Serta menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan / kegiatan – kegiatan lain.
    - Saya menyadari dalam suatu organisasi pasti akan ada Konflik yang bisa terjadi Oleh karena itu, sebagai pemimpin saya harus dapat menjadi seorang mediator (penengah).
    - Sebagai seorang Pemimpin saya harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. Sebagai seorang diplomat, karena pada dasarnya seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasi yang dipimpimnya.
    - Sebagai seorang Pemimpin saya juga harus mampu membuat keputusan yang sulit :walau kadang keputusan itu berbenturan dengan kepentingan diri saya sendiri saya tahu sebagai seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah tersebut untuk kepentingan bersama.

    Memang tidak mudah jika menjadi seorang pemimpin, ketika saya ditunjuk menjadi pemimpin maka ketika itu pula sudah ada dibenak saya sebagai pemimpin bahwa saya harus memiliki visi, tujuan yang jelas yang ingin dicapai, serta harus membangun semangat sukses bersama kelompok. Menjadi seorang pemimpin tidak harus berpuas diri dan berhenti pada kepuasan itu , tidak tetapi justru seorang pemimpin harus terus belajar dan belajar Seorang pemimpin harus punya hati yang mau diajar baik oleh pemimpin lain ataupun bawahan dan belajar dari pengalaman-diri dan orang-orang lain adalah penting bagi seorang Pemimpin. Memperlengkapi diri dengan buku-buku bermutu dan bacaan/bahan yang positif juga bergaul akrab dengan para pemimpin lain yang akan mendorong Skill kepemimpinan semakin meningkat.

    Ketika saya terpilih menjadi pemimpin seiring waktu saya juga harus memikirkan calon-calon Pemimpin demi berputarnya roda organisasi. Pemimpin Sejati bukanlah orang yang hanya menikmati dan melaksanakan kepemimpinannya seorang diri saja. Namun, lebih dari itu, dia adalah seorang yang visioner dan yang berani mempersiapkan pemimpin berikutnya untuk regenerasi di masa depan. Pemimpin yang mempersiapkan pemimpin berikutnya barulah dapat disebut seorang Pemimpin Sejati. Di bidang apapun dalam berbagai aspek kehidupan ini, seorang Pemimpin sejati pasti dikatakan Sukses jika ia mampu menelorkan para pemimpin muda lainnya. (ELBERT-SEGAH)
    Aug 3
    0 0