• Jika Aku Menjadi Pemimpin


    Semua orang bisa menjadi pemimpin karena semua orang punya potensi untuk menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan memimpin orang lain untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai. Setiapa orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda maka dari itu caranya dia memimpin sebuah kelompok atau orang lain berbeda. Zaman sekarang masih banyak ditemukan pemimpin yang otoriter yang keras terhadap anggotanya dan ada lagi pemimpin yang bersikap kalem dan tidak otoriter. Masing-masing karakter pemimpin tadi sebenernya pasti mempunyai tujuan yang sama yaitu berkuasa tapi dengan cara yang berbeda. Jadi pemimpinpun bukanlah hal yang mudah karena selalu saja ada orang yang tidak suka terhadap pemimpinnya sendiri.

    Jika aku menjadi pemimpin aku akan berusaha semaksimal mungkin agar anggota kelompok bisa kenal kepadaku sehingga yang tidak suka terhadapku sesedikit mungkin karena anggota yang tidak suka terhadap pemimpinnya bisa saja mengajak kepada anggota lainnya untuk tidak suka kepada pemimpinnya tersebut karena untuk mencapai sebuah tujuan bersama diperlukan kekompakan tim.

    Peran pemimpin bagi sebuah kelompok sangatlah vital karena jika terjadi kegagalan maka pemimpinlah yang menanggung segala kesalahannya karenanya jika kita memilih pemimpin harus yang menurut kita baik untuk dicontoh dan ditiru tingkah lakunya bukan asal sekedar main-main saja. Tapi menjadi pemimpin tak selamanya harus bersikap serius,dan tegang ada kalanya kita tidak serius tapi bukan berarti main-main. Pemimpin tipe ini biasanya asyik untuk diajak ngobrol, main bareng, dan lain-lain tapi tetap tegas layaknya dia seperti memimpin serta dia bisa memposisikan diri disaat dia harus menjadi seorang pemimpin atau sebagai kawan karena aku pernah punya teman ketika sma yang merupakan sahabat aku waktu sma teman aku tersebut menjadi ketua kelas sedangkan aku tidak dan ketika jadwal piket hari itu mengharuskan aku untuk menyapu dan lain-lain dia tetap meminta tolong kepadaku untuk mengerjakannya padahal dia bisa saja tidak menyuruhku karena aku sahabatnya tapi dia tetap menyuruhku karena menurut dia ketika ketika bersahabat maka menjadi sahabat tapi ketika kita belajar berorganisasi maka tugas organisasilah yang harus dikerjakan.

    Aku juga belajar bahwa pemimpin dan kepemimpinan itu berbeda sebab menurutku pemimpin itu merupakan alat untuk melaksanakan suatu sifat kepemimpinan sedangkan kepemimpinan sendiri itu adalah sifat dari orang bagaimana memimpin suatu kelompok demi mencapai keberhasilan dan itu bisa dilatih oleh kita sehari-hari .

    Jadi pemimpin tidaklah mudah karena tanggung jawab yang diembannya tidaklah mudah dan resikonya sangatlah besar jika gagal. Contohnya saja manager HRD, jika salah satu anak buahnya ada yang bekerja tidak benar maka itu bisa jadi masalah dia dengan manager dengan tingkatan yang lebih tinggi dan seterusnya seperti itu. Dan jika sudah sampai ke manager dengan tingkatannya paling tinggi maka dia bertanggung jawab terhadap masyarakat luas dan jika itu gagal maka masyarakat tidak akan percaya lagi kepada apa yang telah sang manager buat dan seluruh anggotanya. Dan itu bisa berakibat fatal pada perusahaan manager tersebut dan kemudian perusahaan tersebut bisa bangkrut.

    Menurutku mengikuti OSIS atau BEM kita bisa melatih jiwa kepemimpinan kita karena kita harus menjalankan tugas organisasi yang sudah teratur dan ada tenggat waktunya yang mana kita harus menentukan skala prioritas dalam mengerjakan tugas selama kita belajar dan mengerjakan tugas selama kita berorganisasi dan kita juga dilatih profesionalitas kerja kita selama aktif dalam suatu organisasi yang tentunya bagus untuk masa depan kita saat kita nanti masuk kedalam dunia kerja.

    Maka dari itu pentingnya sebuah pemimpin di sekitar kita adalah untuk mengatur segala yang perlu diatur agar mencapai tujuan yang baik dan kedepannya akan berhasil dan sukses. Oleh karena itu jika aku menjadi pemimpin aku ingin bisa mencapai seluruh tujuan yang telah aku tulis diatas sebab jika kita tidak mempunyai sifat kepemimpinan, tanggung jawab, dan lain-lain maka kita mungkin tidak bisa menjadi pemimpin yang baik untuk anggota kita sendiri. Dan apabila anggota sendiri kita saja tidak bisa diatur bagaimana dengan masyarakat diluar sana

    Aug 3
    0 0