How to survive in Solo from Wildan Gustiandi's blog

How to survive in Solo

( Wildan Gustiandi- D3 Hubungan Masyarakat)


(Oleh : Wildan Gustiandi dan Devi Annisa)

Beliau adalah Ibu Yekti,beliau adalah seorang Ibu runah tangga yang mempunyai 5 anak dan kini anaknya sudah menikah dan memiliki pekerjaan yang baik. Anak beliau yang sudah berumah tangga yaitu berjumlah 3 anak dan yang masih sekolah 2 anak.Ibu Yekti berasal dari solo asli dan kini umur beliau adalah 65 tahun. Ibu yekti sudah dari kecil beliau hidup di Solo sehingga beliau sangat paham tentang solo.Kini Ibu Yekti bekerja sebagai pedagang yang berjualan makanan es campur,pecel dan makanan tradisional asli solo. Dalam satu hari biasanya penghasilan Ibu Yekti dalam berdagang yaitu 40.000 hingga 50.000 rupiah. Dan itupun kadang –kadang tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Menurut Ibu Yekti, beliau mencukupi kebutuhan sehari-hari menghabiskan uang sebesar 70.000 hingga 100.000 rupiah dan terkadang itu bisa lebih. Kesan Ibu Yekti selama tinggal di kota Solo itu sangat mengesankan dan menyenangkan karena menurut beliau rata-rata orang solo itu memiliki etika yang patut di contoh seperti senyum dan menyapa ketika bertemu seseorang,sopan,santun,dan pekerja keras semua. Lalu saran beliau supaya bertahan hidup di solo seperti anak rantau yaitu selalu ingat pada Allah swt,belajar tekun supaya cepet lulus,dan jangan terus terusan memikirkan keluarga dirumah karena itu akan semakin membuat ingin pulang kampong dan akhirnya tidak betah. Dan harapan beliau kepada Mahasiswa dalam bermasyarakat yaitu selalu bersikap baik dimanapun dan kapanpun dan juga semangat belajar dan sukses dan juga dapat membangun, melindungi masyarakat dengan apa yang sudah di pelajarinya selama menjadi mahasiswa.

 

Sabtu, 5 Agustus 2017

 


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Wildan Gustiandi
Added Aug 9

Tags

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives