CONTENT 2 from SEPTIANI ARDHANAR RISWARI's blog

How To Survive in Solo

(Oleh Septiani Ardhanar R dan Thiffani Okta Z ) 


Beliau adalah Bapak Riyadi 47 tahun, beliau berasal dari Pacitan. Bapak Riyadi sudah 22 tahun tinggal di Solo. Dengan pekerjaan sebagai tukang tambal ban keliling. Beliau biasa mangkal di depan techno park. Menurut beliau kesan hidup di solo memiliki tingkat ekonomi yang lebih tinggi dan persaingan ketat. Setiap harinya bapak Riyadi mengeluarkan 50.000 untuk keperluan pekerjaannya seperti kompon, bensin, ban, dan alat-alat lainnya. Saran beliau tentang cara bertahan hidup di Solo yaitu kita harus benar-benar bisa mengatur pengeluaran. Menurut beliau terkadang pengeluaran tidak dapat diperkirakan. Harapan bapak Riyadi atas peran mahasiswa dalam bermasyarakat yaitu mampu menyalurkan aspirasi masyarakat, lebih kritis dalam memperhatikan setiap masalah yang sedang terjadi di masyarakat dan mahasiswa harus bisa berperan sebagai penyambung lidah rakyat. 


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By SEPTIANI ARDHANAR RISWARI
Added Aug 9

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives