content 1 (tentang PTN-BH) from Bagus Gulam.s's blog

Tentang PTNBH

 

Perguran Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH) adalah konsep penyelenggaraan perguruan tinggi selain satuan kerja dan badan layanan umum (BLU). Dengan adanya konsep PTN-BH ini PTN akan mempunyai otonomi penuh dalam mengelola anggaran rumah tangga dan keuangan, dan PTN dapat membuka atau menutup prodi yang mereka kelola.

 

Sedangkan PTN BLU adalah perguruan tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dalam melakukan kegiatanya.

Terdapat perbedaan dari PTN-BH dan PTN BLU. Dilihat dari penetapan status, penetapan PTN-BH dilakukan dengan peraturan pemerintah, sedangkan PTN BLU dilakukan dengan keputusan menteri keuangan atas usulan menteri ristek dan dikti.

 

Dasar penetapan tarif untuk tarif biaya dan layanan memiliki perbedaan antara PTN-BH dan PTN BLU. Tarif layanan PTN-BH menetapkan biaya pendidikan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh menteri keuangan. Tarif Pendidikan PTN-BH berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa. Sedangkan biaya PTN BLU ditetapkan menteri keuangan atas usulan pimpinan BLU, dengan mempertimbangkan aspek yang ada.

 

Didalam penyelenggaran prodipun berbeda, kampus PTN-BH dapat membuka atau menutup prodi yang mereka kelola. Sedangkan PTN BLU tidak dapat melakukan hal itu.

Dari segi pengelolaan SDM juga terdapat perbedan dari PTN-BH dan PTN BLU

PTN-BH merujuk pada pasal 25 butir 4 PP no. 4 tahun 2014 yaitu berwenang menetapkan, mengangkat, membina dan memberhentikan tenaga non PNS. Untuk PTN BLU kewenangan mengangkat tenaga non PNS terdapat di pasal 33 PP no.74 tahun 2012, PP no.23 tahun 2005.

 

Tapi PTN-BH memiliki sisi negative dan posistif. Kelebihan PTN-BH adalah dalam menentukan kebijakan tafir biaya pelayanaan sesuai dengan kemampuan mahasiswa yang megikuti studi, hal ini akan membuat tidak adanya kesejangan antara biya dan kemampuan orang tua mahasiswa.

 

Dari sesigi pengelolaan SDM PTN-BH diberi wewenang untuk menaikan kualitas, membimbing, mendidik SDM mereka. Dengan demikian PTN-BH akan memeberikan inovasi  dan pengembangan SDM mereka. Kelebihan lainya pemerintah dapat menerapakan kebijakan secara tegas kepada perguruan tinggi, hal ini tampaknya kontradiksi, apabila dilihat dari mekanisme pendanaan pemerintah yang didasarkan pada keluaran maka pergurauan tinggi dapat diarahkan supaya memperhatikan kepentingan nasional.

 

Namaun disamping hal positif PTN-BH ada juga sisi negatif PTN-BH,Kampus PTN-BH punya kewenangan dalam mengelola keuangannya ini dikawatirkan kampus akan mengundang piahak swasta untuk berinfestasi, alhasil kita akan melihat kantin yang modern, bagi mahasiswa yang berkantong tebal tidaklah masalah tapi bagi mahasiswa yang berkantong cetek itu sangat masalah, dan juga dapat memutus mata  pencaharian orang yang membuka kantin kecil.

 

 Efek lainnya memerlukan perawatan yang tidak sedikit, maka tentunya ini berakibat pada peningkatan jumlah uang kuliah persemester yang harus dibayar oleh mahasiswa. Atau lebih ekstrim mengurangi jumlah mahasiswa yang lulus melalui jalur undangan/ujian tertulis yang biaya kuliahnya ditentukan pemerinta dan menambah alokasi mahasiswa yang lulus lewat jalur mandiri yang biaya kuliah menjadi otoritas penuh kampus.

 

Kesimpulannya sesuai anjuran kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan mutu PTN yang berbentuk satauan kerja dan BLU didorong untuk menaikan status menjadi PTN-BH, dengan syarat yang sudah ditentukan pemerintah. Memang terdapat sisi negatifnya tapi jika semuanya mengarah kepada kepentingan masyarakat dan terdapat sinergi antara pemerintah dan PTN mungkil sisi negative itu tidak ada artinya. 


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Bagus Gulam.s
Added Aug 4

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives