Jika Aku Menjadi Pemimpin from Syifa Tiara Ratri's blog

Jika Aku Menjadi Pemimpin

 

            Pemimpin dalam konteks penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara. Sedangkan dalam bahasa Indonesia "pemimpin" sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Jika saya menjadi pemimpin suatu saat nanti, saya ingin menjadi seorang pemimpin yang dapat memberikan contoh ke orang lain. Dan yang pasti, contoh dalam arti baik. Karena ketakutan saya menjadi pemimpin adalah ketika orang memandang kita buruk selama hidup kita. Oleh karena itu saya harus membuat hubungan baik dengan setiap orang di sekitar saya. Tetapi, tentunya dalam melaksanakan hal itu saya juga harus memonitor setiap kegiatan yang dilakukan bawahan saya. Apakah hal yang mereka lakukan sudah cukup baik atau masih banyak yang harus diperbaiki.

            Ketika saya menjadi seorang pemimpin, saya juga harus membuat keputusan yang adil. Menurut saya ini adalah salah satu hal tersulit karena pasti akan ada pro dan kontra di dalam keputusan yang saya ambil. Jadi, kegiatan musyawarah dan menyampaikan pendapat merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan. Menjadi pemimpin menurut saya juga memiliki arti bahwa kita harus bekerja lebih keras dibandingkan dengan orang lain. Karena dengan itulah kita dapat mempengaruhi orang lain melalui kerja keras kita agar aktifitas-aktifitas yang akan dilaksanakan akan berjalan lancar.

            Saya ingin membangkitkan semangat dan bakat terpendam rekan kerja saya karena dengan seperti itu mereka akan membangun loyalitas kepada kita. Mereka juga perlu dibimbing dengan baik, diberi masukan membangun, dan memiliki sistem kerja sama yang baik dengan semua orang. Kerja sama akan membuat kita menjadi lebih terbuka dalam menerima pendapat, tidak egois, lebih menghormati orang lain, dan sopan dalam berbicara. Mungkin sekilas terlihat mudah, tetapi setelah kita menjalankannya, kita akan merasakan hal yang berbeda.

            Seorang pemimpin juga memiliki tanggung jawab yang besar. Pemimpin bertanggungjawab dalam menyusun tugas lalu menjalankannya lalu mengevaluasinya dengan benar. Karena setiap kesalahan akan memunculkan konsekuensi yang harus kita ambil karena kita harus membuat kesuksesan di setiap rekan kerja kita tanpa kegagalan. Walaupun kegagalan merupakan hal yang wajar. Oleh karena itu pemimpin harus menyeimbangkan antara tujuan dan prioritas. Kedua hal tersebut harus seimbang karena ketika kita memiliki prioritas, kita harus mencocokkannya dengan tujuan yang kita ambil. Jadi pemimpin hanya dapat menyusun tugas dengan mendahulukanprioritas. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara
efektif,dan menyelesaikan masalah secara efektif. Saya akan menjalankan tugas dari yang paling penting sampai tugas yang terlihat mudah.

            Seorang pemimpin juga dituntut untuk memiliki pemikiran yang analitis dan konseptual. Saya harus berpikir secara objektif lalu mengidentifikasi masalah yang ada dengan akurat. Dan jika saya dihadapkan pada masalah yang rumit, saya harus menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan dengan perlahan-lahan mengaitkannya dengan pekerjaan lain. Masalah atau konflik adalah hal yang normal. Konflik selalu terjadi pada setiap tim atau organisasi. Oleh karena itu kita harus dapat menjadi mediator atau penengah dalam menyeselasikan konflik agar memudahkan dalam memunculkan kesepakatan atau hasil dari mediasi. Kita juga harus mampu mengajak dan melakukan kompromi di luar tim atau organisasi milik kita. Karena seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya. Jadi inti dari tulisan saya adalah menjadi pemimpin memang bukanlah yang mudah. Kita harus memiliki banyak kemampuan seperti membuat keputusan yang sulit dan harus bias memecahkan masalah. Tapi hal tersebut bukanlah hal yang harus ditakutkan karena masalah atau konflik merupakan hal yang biasa terjadi. Oleh karena itu musyawarah bersama dan kebebasan berpendapat akan memunculkan kerjasama yang baik. 


     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Syifa Tiara Ratri
Added Aug 4

Tags

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives