User blogs

Tag search results for: "#sosialmuda"
Biodata Kepala Program Studi Diploma (D3) Perpustakaan


Nama: Drs. Haryanto, M.Lib

NIP: 196006131986011001

Tempat, tanggal lahir: Klaten, 13 Juni 1960

Jenjang : Magister

Golongan/Tingkat: IV/a

Riwayat Pendidikan

- Drs.: Komunikasi Massa (Gelar Sarjana, Universitas Sebelas Maret, 1985).

- M.Lib : Komunikasi Media Massa (Gelar Magister, University of New South Wales, 1993).

Prodi-Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

Keahlian: Ilmu Komunikasi

E-mail: bmaryanto@yahoo.com

Telephone: 0271-70721070/ 729166

No. Hp: 085727677684, 085728261582

Waktu acara Garda 13 agustus 2016 kemarin seluruh mahasiswa dari fakultas fisip baik d3 ataupun s1 berkumpul bersama. Dari yg masih lugu sampai yg sudah sok jaim kumpul bersama gotong royong mebuat bendera kebangsaan fisip. Semua aktiv dalam acara tersebut, saya juga bisa lebih dekat dengan orang yg sbelumnya tidak saya kenal. pokoke sukses terus teman-temanku FISIP :*


Sudah 71 tahun lamanya indonesia merdeka. Ya, 71 itu bukanlah angkan yang sedikit, lebih dari setengah abad kitalepas dari belenggu penjajahan yang berlangsung selama hampir 350 tahun di ibu pertiwi ini. Berapa banyak nyawa-nyawa pejuang kita yang rela berkorban hanya demi satu kata yang sangat diidam-idamkan oleh para insan negeri ini yaitu merdeka. Tidak sedikit juga penduduk Indonesia disiksa, dianiaya hanya untuk bekerja dengan penjajah negeri ini terdahulu.

Untuk Indonesia setahun yang lalu, Indonesia sudah mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Perekonomian mulai membaik pasca krisis moneter tahun 1998 yang menyebabkan terganggunya kestabilan di segala lini pemerintahan. Keamanan juga ada perbaikan dilihat dari perta kekuatan Indonesia yang berada di rangking 20 besar. Ini menunjukkan bahwa militer Indonesia sangat disegani oleh Negara-negara di luar sana. Namun yang menjadi pr bagi pemerintah maupun kita sebagai generasi penerus bangsa ini yaitu masih banyaknya beberapa sector yang masih harus menjadi kewaspadaan keutuhan Indonesia.

Contohnya yaitu kemiskinan yang masih mendera negeri tercinta ini. Pemerataan pendapatan masih belum merata. Banyak terjadi ketimpangan pendapatan antar daerah di Indonesia. Banyak factor yang menyebabkan ketimpangan pendapatan ini, salah satunya yaitu infrastruktur yang kurang memadai dan pola piker masyarakat yang masih menganggap kota adalah tempat yang mudah untuk mencari uang.

Pengangguran juga jadi perhatian akhir-akhir ini. Masih banyaknya pengangguran disebabkan karena kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia atau banyak penduduk Indonesia tidak memenuhi kualifikasi yang diberikan oleh beberapa perusahaan.

Selain masalah umum diatas, ada masalah lain dalam satu tahun ke belakang, yaitu penggunaan obat-obatan narkotikan illegal yang terjadi di Indonesia. Beberapa tahun belakangan pasti akan ada pemberitaan di televisi yang memberitakan tentang narkoba. Entah penggrebekan pandar narkoba, penangkapan kurir yang berasal baik dair Indonesia itu sendiri maupun dari luar Indonesia. Ancaman ini sangatlah berbahaya karena para Bandar tersebut mengincar pemuda-pemuda Indonesia yang masih ataupun sedang mencari jati dirinya. Kenapa berbahaya? Karena pemuda-pemuda tersebutlah yang akan meneruskan perjuangan dan menentukan masa depan Indonesia di masa yang akan datang. Jika mereka sudah terjerumus dalam lingkaran tersebut, siapa yang akan meneruskan estafet selanjutnya?

Aksi terorisme juga menjadi masalah Indonesia satu tahun ke belakang. Memang untuk terorisme ini jarang melakukan aksinya seperti tahun-tahun yang lalu. Tapi pihak Densus 88 sering menangkap terduga teroris yang bersembunyi untuk melancarkan aksinya di kemudian hari. Kasus terorisme makin parah ketika di timur tengah terjadi pergolakan yang sangat massif dari para teroris untuk membentuk Negara sendiri. Banyak Negara-negara di dunia yang terkena imbas dari pergolakan tersebut. Bahkan tidak mungkin peristiwa di atas akan terjadi di Indonesia, siapa yang akan tahu dan mengetahuinya.

Dan hal yang paling kita tidak sukai dari Indonesia satu tahun belakang adalah kasus korupsi. Korupsi menurut KBBI adalah “penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain”. Dan inilah kasus yang paling mengancam Indonesia selain masalah diatas. Itu karena korupsi bias mematikan seluruh sendi-sendi pemerintahan Indonesia. Uang yang seharusnya digunakan untuk membangun Negara malah digunakan untuk kepentingan diri sendiri. Dan lebih parahnya, banyak yang melakukannya secara berjamaah dengan dalih yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan.

Harapan saya untuk Indonesia kedepannya yaitu agar memperbaiki beberapa titik fokus yang harus di perbaiki diatas. Mana yang harus diperbaiki mana yang harus dipertahankan. Berharap juga peran kita semua sebagai pemuda Indonesia dan sebagai civitas FISIP dapat mewujudkannya secara bertahap dan teratur.


 

Dari saya Nareswara Srisunu Bagus Aji Sasadara untuk Indonesia

Nama Anggota Kelompok:

1. Zaky Gunawantoro

2. Nabilla Fieha Diniasti

3. Yohana Apsari Tantiana

4. Aisyah Nur Rahma

5. Kuncoro Adi S

6. Nisrina Nur Amalia

7. Khoirul Anam

8. Giovano Vallerian Paleva

9. Muhammad Bagus Panuntun

10. Rahaditya Nadhif Mahendra

11. Hilya Nuril Akmalia

12. Nun Fatimarahim

13. Retno Anggono Raras

14. Muhammad Ta'aruf Huda

15. Avif Yusup Yanuttama

16. Aul Adhitiya Prabowo

17. Arnita Febriana Puryatama


Nama Pendamping: Arlyn Dewi Susilowati


Penjelasan singkat mengenai Taman Sriwedari:

Taman Sriwedari adalah sebuah kompleks taman di Kecamatan Lawiyan, Kota Solo, Jawa Tengah. Sejak era Pakubuwana X, Taman Sriwedari menjadi tempat diselenggarakannya tradisi hiburan Malam Selikuran, selain itu Taman Sriwedari juga pernah menjadi lokasi penyelenggaraan PON I pada tahun 1948. Taman Sriwedari dibangun oleh Paku Buwono X yang merupakan adik ipar KRMT Wirjodiningrat. KRMT Wirjodiningrat membeli tanah Sriwedari dari seorang Belanda bernama Johannes Buselar pada 1877 dengan status tanah RVE (hak milik).

Pakubuwono X pada mulanya membuat Taman Sriwedari sebagai tempat rekreasi dan peristirahatan bagi keluarga kerajaan, terinspirasi mitos tentang keberadaan sebuah taman di surga. Pada awalnya, taman ini terletak di sebuah lokasi yang dinamakan Kebon Rojo atau Taman Raja, namun seiring perkembangan jaman, kebun binatang ini dipindah ke daerah jauh dari pusat kota. Saat ini, taman rekreasi ini mempunyai beberapa fasilitas hiburan baik untuk anak kecil maupun dewasa, restoran-restoran kecil, dan stand penjualan suvenir.
Sumber: http://www.travellers.web.id/indonesia/central-java/sriwedari-park/

Surat Untuk Indonesia


Seperti yang kami tahu, bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Akan tetapi sumber daya alam yang melimpah tersebut belum tentu menjadikan keadaan ekonomi selalu stabil dan membaik.
Misal, dalam satu tahun belakang yaitu tahun 2015, keadaan ekonomi dunia masih gonjang-ganjing dan tidak akan menentu
.
Dalam beberapa tahun terakhir ini saya membaca sebuah artikel bahwa
Christine Lagarde berpendapat jika ekonomi Indonesia telah melambat dan baru-baru ini turun menjadi di bawah 5 persen, yang merupakan level terendah untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global.
Sudah jelas hal ini bukan hal yang baru pertama kali terjadi di negara kami. Tetapi sabaiknya hal seperti ini dihindari dan jangan sampai terjadi karena hal tersebut bukan hanya buruk bagi negara kami saja, tapi juga buruk bagi kami masyarakat indonesia.
Pada saat ini kita harus berkaca dari tahun lalu, pengaruh terbesar bagi ekonomi Indonesia di 2016 bisa jadi antara lain, yaitu pertama perlambatan ekonomi Tiongkok dan kedua masih rendahnya harga minyak. Bahasan pertama adalah pengaruh Tiongkok ke Indonesia. Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, perlambatan di Tiongkok berarti memberi pengaruh pada kegiatan ekspor. Perlu dicatat, ekonomi dunia juga mendapat pengaruh yang sama atas perlambatan ini. Melihat hal ini, tentunya pola ekspor Indonesia pun harus mulai diubah, dari barang mentah menjadi barang jadi/ barang konsumsi. Hal seperti ini pun juga penting bagi perekonoman indonesia.
Pada awal tahun 2016, Indonesia harus mampu membangun optimisme untuk menghadapi setiap situasi ekonomi, baik global maupun domestik. Namun, kondisi ini harus tetap diwaspadai karena mengingat kondisi ekonomi global yang lebih rentan dengan krisis karena mudah berubah-ubah.
Krisis ekonomi itu bisa datang dan pergi tanpa diundang seperti adanya keadaan ekonomi pada tahun kemarin dan dampak dari suatu putaran itu biasanya baru terasa 6-9 bulan berikutnya. Oleh karena itu kami berharap, pemerintah dapat berusaha lebih keras untuk mendorong terus dengan berbagai kebijakan guna menghidupkan kembali keadaan ekonomi negara ini.
kami sempat kaget ketika tahu bahwa mata uang indonesia saat itu melemah, kami tidak tahu saat itu apa yang terjadi dengan negara ini sehingga mata uang rupiah bisa menurun drastis seperti itu. Kami tahu kurangnya kesadaran pada diri kami pada pentingnya keadaan perekonomian bagi kami semua dan negara ini. Selain itu kami juga miris ketika tahu bahwa para koruptor atau yang sering disebut dengan tikus berdasi masih banyak yang berkeliaran. Entah sampai kapan mereka akan terus seperti itu? Apakah mereka tidak takut akan negara penuh dengan  penegak hukum ini?
Kami rasa mereka hanya mementingkan diri sendiri dan hanya kelicikan yang ada dipikirannya supaya mereka tidak tertangkap basah dan pandai-pandai nya mereka untuk menyuap beberapa tangan kanan penegak hukum agar tidak diberi hukuman berat.
Apakah negara ini milik mereka sendiri, sehingga mereka berbuat seenaknya?
Mereka tidak pernah memikirkan rakyat kecil yang sangat membutuhkan dana yang seharusnya untuk mereka tetapi malah digelapkan oleh para tikus berdasi itu.
Mereka para tikus berdasi sebaiknya harus segera diberantas habis, agar rakyat kecil pun bisa merasakan kemakmuran negara ini.

Kami berharap untuk kedepannya negara ini dapat menjadi lebih baik dari sebelum-sebelum nya. Dan untuk mengolah SDA yang berlimpah ini supaya bisa menjadi barang jadi/ barang konsumsi, sebaiknya lebih ditingkatkan lagi beberapa penyuluhan kepada masyarakat untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
kontribusi yang harus kita lakukan adalah bisa merubah negara dengan permasalahan yang sudah ada menuju ke arah yang lebih baik , ikut memikirkan pemecahan solusi untuk memecahkan permasalahan yang ada dengan terus semangat berkarya dan belajar yang giat untuk membangun indonesia lebih baik.

 

KELOMPOK BASTILLE ~ Kavallerie – Artillerie

Nama pendamping : Gusty Putri Dhini R.
Nama anggota Bastille :
1.  Eryan Dwiki Effendi
2.  Aswam Aji Prasetyo
3.  Refa'i Zinedine
4.  Dita Ayu Mustika
5.  Nina Septiani Safitri
6.  Gina Putri Kartika 
7.  Wyke Santika Dewi
8.  Merinda Ulfatiyana

9.  Mohhamad Herliroza A
10. Muhammad Ihza Rifyal Ka'bah
11. Yonandha Nancy Puspha
12. Ferlita Amelia Septy A.
13. Yunita wahyu Heningtyas
14. Octovaldo Akhlaqul Karim
15. Leica Kartika
16. Rachma Dhania
17. Wilyam Lie



Kavallerie-Artillerie
Gedung ini berada di kompleks Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah. Di sebelah selatan Pura Mangkunegaran, terdapat sebuah gedung tua yang masih berdiri megah, bertuliskan ‘KAVALLERIE – ARTILLERIE’. Gedung yang didirikan pada tahun 1874 itu, kini menjadi tempat tinggal sejumlah warga. Istilah ini awalnya disebut bagian dari divisi unit sewenang-wenang besar. Jadi dipimpin Duke Ferdinand dari Brunswick di Perang Tujuh Tahun salah satu kontingen dari sekutu Prusia komposit "Divisi", yang terdiri dari semua senjata. Sebagai istilah tetap ditunjuk "Divisi" ke akhir abad ke-18 biasanya sub-unit dari batalion .
Tentang utilitas, disebut oleh dia Legion, formasi taktis infanteri, kavaleri dan artileri dirumuskan pada tahun 1757 Perancis Marsekal Maurice de Saxe di Reveries nya pertimbanganSebuah berdiri antara brigade / resimen dan struktur organisasi militer dalam hal Divisi saat ini adalah pertama kali diciptakan di Perancis selama perang tujuh tahun. Itu di sini, namun murni asosiasi march yang memenuhi tidak ada fungsi taktis lebih setelah pembentukan lini produksi. satunya pekerjaan Anda adalah untuk mempercepat transisi dari pembentukan Maret sejalan dan ketertiban setelah tentara Perancis selama manuver ini di Rossbach telah dikalahkan oleh tentara Prusia numerik rendah

SURAT UNTUK INDONESIA


Indonesia.... Apa yang sebenarnya terjadi padamu saat ini?

Mengapa Ibu Pertiwi seperti menangisi keadaannya sendiri?

Tidakkah kau merindukan masa keemasan itu? Kala segala pengorbanan dan tumpah darah para pahlawanmu terbalaskan oleh apa yang selalu ingin kau tuju, kemerdekaan?

 

Bilamana kulihat sekarang, kau sudah berbeda. Sudah bukan seperti engkau yang dulu,  yang giat melaksanakan pembangunan demi kemajuan. Entah apa sebabnya. Mungkin akibat perlakuan rakyatmu yang sudah mulai berani bertindak tanpa berpikir terlebih dulu. Bahkan banyak dari mereka yang tidak ragu lagi melakukan tindakan menyimpang seakan hal itu menjadi sah - sah saja.

Seperti yang telah kau ketahui, kriminalitas tak pernah berhenti membumbui kehidupan yang seharusnya tenteram ini. Kesempatan untuk berkorupsi oleh oknum “Wakil Rakyat” yang seharusnya makin dipersempit justru makin melebar celahnya. Keadilan atas penegakan hukum tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Kemiskinan, pengangguran, wabah kelaparan masih menyelimuti seakan bukan menjadi karateristik bangsa ini apabila masalah-masalah tersebut tertuntaskan. Pelecehan seksual, penggunaan narkotika, pemalsuan barang-barang vital bagai sebuah hiburan tersendiri bagi rakyat dan serasa hal ini seperti dibutuhkan demi mencapai kesenangan, kepuasan, bahkan keuntungan pribadi semata. Kehidupan berbangsa dan bernegara yang seharusnya menjunjung tinggi semboyan kita,  “Bhinneka Tunggal Ika”, seperti rapuh termakan usia bila kita melihat bahwa telah banyak terjadi peperangan dan perpecahbelahan suku - suku di tanah air tercinta ini.

Dari semua hal yang telah kutuliskan itu, sebenarnya masih terdapat banyak permasalahan yang menghantuimu, Indonesia. Tak bisa kutuliskan secara lengkap disini karena surat ini pun tak mungkin cukup untuk menjelaskan betapa banyaknya masalah  yang kau hadapi. Aku hanya dapat berharap semoga semua kondisi yang memprihatinkan ini tak akan berlanjut menimpamu, Indonesia. Aku berdoa semoga dirimu akan kembali meraih kejayaan dan kemerdekaan yang engkau cita - citakan. Dimana kondisi kehidupan berjalan amat tenteram, kehidupan rakyatnya makmur, jauh dari kriminalitas, serta dunia pun  dapat memandang dirimu sebagai negara yang berjaya. Aku berharap engkau dapat melaksanakan pembangunan dengan sangat baik. Agar apabila pembangunan tersebut terwujudkan dengan maksimal, takkan ada lagi kesengsaraan yang menimpa rakyat - rakyatmu. Semua akan sentosa dengan kehidupan di bumi pertiwi ini.

Di sisi lain aku berharap, diriku yang saat ini adalah Mahasiswi Baru FISIP UNS 2016, juga berusaha semaksimal mungkin yang aku bisa untuk memperjuangkan kembali Indonesiaku yang berjaya dengan segala upaya yang mungkin dapat kulakukan saat ini. Dengan menempuh pendidikan yang tinggi, belajar mengenal Indonesia dari segi kehidupan sosial politik secara mendalam lagi, serta berusaha memperoleh berbagai prestasi, aku berharap diriku bisa mencapai karier sukses dan menginternasional suatu saat nanti. Sehingga kondisi yang sedang menimpa Indonesia dapat diperbaiki dan dunia pun takjub dengan apa yang dapat diperbuat oleh putra - putri bangsa Indonesia. Selain itu, aku berusaha untuk meningkatkan jiwa nasionalisme maupun patriotisme agar kedua sikap tersebut dapat terus melekat  seiring berjalannya waktu dalam mengikuti arus perkembangan zaman.

Seperti itulah pandanganku akan keadaan yang sedang kau alami, Indonesiaku. Begitu banyak permasalahan. Namun, aku percaya semua ini akan mencapai titik akhir selayaknya badai yang pasti berlalu. Cukup sekian surat yang kutuliskan untukmu berserta dengan pengharapan yang masih menunggu untuk terwujudkan. Semoga semakin hari dan semakin bertambahnya waktu, kemerdekaan yang sesungguhnya semakin dekat juga kepadamu.

Salam,

Irenika

Nama Anggota :

-        Firmanjaya Rafiandy

-        Muhammad Anshori

-        Aditya Putra

-        Wenny Octavia

-        Ganis Haryanti

-        Grace Charity

-        Fikri Syafiq

-        Abraham Dilens

-        Annisa Miftahqul

-        Muhammad Arif

-        Syanindita Dwika

-        Zahara Nur

-        Charilia Riantanti

-        Deborapane

-        Zaenab

-        Dela

-        Irenika

 

Nama Pendamping : Kak Maora Rianti


Masjid Agung Surakarta berdiri dengan tegak dan megah di sebelah barat alun-alun Surakarta berdekatan dengan pasar klewer. Bentuk bangunan Masjid Agung Surakarta hampir menyerupai Masjid Agung Demak dengan atap berbentuk limasan bersusun. Masih di sekitar masjid, tepatnya di sebelah utara, terdapat sebuah pemukiman yang bernama Kampung Gedung Selirang. Pemukiman ini sengaja dibangun untuk tempat tinggal para pengurus masjid. Sampai saat ini, Masjid Agung Surakarta masih menjadi pusat tradisi Islam di Keraton Surakarta. Masjid ini masih menjadi tempat penyelenggaraan berbagai ritual yang terkait dengan agama, seperti sekaten dan maulud nabi, yang salah satu rangkaian acaranya adalah pembagian 1.000 serabi dari raja kepada masyarakat.

Solo 15 Agustus 2016


Assalamualaikum, wrwb. Salam sejahtera untuk negara / bangsaku tercinta republik rakyat Indonesia. Perkenalkan saya Mohammad Herliroza Ananda ( Roza ) ingin menyampaikan suratku ini untuk negaraku tercinta ini.


17 Agustus besok adalah hari yang bersejarah buat Indonesia karena pada tanggal tersebut bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Tentu saja tahun ini merupakan kemerdekaan yang sangat istimewa, karena tanggal 17 agustus 2016 ini bertepatan dengan saya yang sudah mulai memasuki jenjang kuliah. 


Menurut saya murni Indonesia satu tahun kebelakang ini masih banyak yang harus dibenahi, seperti Negara Indonesia yang semakin terpuruk karena krisis ekonomi, masih banyaknya kemiskinan, dan masih banyaknya kemacetan karena belum terlaksana/selesainya juga jalanan ataupun angkutan umum di negri ini. Terlebih Indonesia merupakan negara dengan masyarakat/manusia terbanyak ke 4 di dunia, maka makin sulitlah pula dalam mengontrol orang-orang dinegara ini karena saking banyaknya. Lalu bagiku Indonesia masih banyak yang harus dibenahi seperti ketaatan masyarakatya terhadap aturan terlebih yang utama adalah pembenahan terhadap pemerintah indonesia yang masih sering terdengar dengan korupsinya. Hukum di Indonesia masih kurang penindakan masih banyak kasus suap yang terjadi, hukuman yang tidak sesuai terhadap koruptor yang membuat para koruptor tidak jera dalam melakukan korupsi, karena koruptor tersebutlah rakyat Indonesia terbengalai banyak yang masih tidur di bawah jembatan, makan bekas dari tong sampah, maupun masih banyak bocah-bocah dijalanan yang sudah harus meminta-minta padahal saat - saat inilah mereka perlu belajar, karena merekalah generasi penerus bangsa kita.


Karena itu harapan saya pribadi kepada Negaraku ini setelah kita merayakan hut yang ke 71 ini , saya berharap agar Indonesia harus secepatnya dibenahi, keaktif-an masyarakat dan inisiatifnya pun juga menjadi salah satu yang terpenting seperti melakukan gotong royong dan lain-lain. Dan saya berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan seperti di kali/got/lainnya karena akan menyebabkan kesulitan/bencana seperti banjir, lalu saya harap tidak ada lagi penebangan secara liar karna dapat menyebabkan kurangnya penghijauan yang mengakibatkan erosi di indonesia, lalu juga saya berharap agar pengangguran segera dibenahi oleh pemerintah dengan membuka lapangan kerja baru, agar ekonomi negara kita bisa meningkat. Lalu pembangunan-pembangunan di Indonesia saya harap secepatnya bisa dibenahi seperti pembangunan rumah susun / rumah sakit bagi masyarakat yang kurang mampu, sarana prasarana yang masih sering rusak dan kotor, Dan juga trasportasi umum maupun pembangunan jalan agar berkurangnya kemacetan dinegara kita agar negara kita bisa lebih efektif lagi.


Lalu saya sebagai civitas akademik FISIP 2016 , saya siap untuk selalu taat terhadap segala aturan di UNS maupun di Indonesia, bagi saya ketaatan terhadap aturan sangatlah penting untuk membangun negara kita menjadi lebih baik lagi, lalu untuk kontribusi saya insyaallah saya akan mencoba membangun sosial dinegara ini seperti mengikuti program-program di uns yang positif seperti mencoba membuat bakti sosial kepada rakyat kurang mampu, atau menyantuni anak yatim piatu dan lainnya. Yang terpenting sebagai mahasiswa UNS jurusan administrasi negara, sebagai jurusan yang juga berpengaruh dalam perkembangan dinegara kita, insyaallah sesudah saya lulus nantinya (amin) saya ingin membangun indonesia untuk lebih baik lagi, mungkin untuk sekarang kontribusi dari kami/mahasiswa belum terlalu terpengaruh, namun bukan berarti kami tidak melakukannya, karena sedikit demi sedikit akan menjadi banyak. 


Terimakasih

Surakarta, 12 Agustus 2016

 

Lima hari lagi Indonesia akan berulang tahun yang ke-71, sebuah angka yang terbilang sudah tidak terlalu muda lagi, namun juga tidak setua negara-negara maju di benua Eropa maupun Amerika. Dan dengan umur yang sudah melewati setengah abad, negeri ini harusnya sudah masuk ke tahap menuju kedewasaan (the drive to maturity)dalam teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Walt W. Rostow, yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi suatu negara seperti proses penerbangan pesawat.


Tapi amat disayangkan. Negeri kaya ini masih harus menunggu cukup lama untuk menikmati masa itu, hanya karena beberapa pihak yang menyalahgunakan dana milik negara atau perusahaan yang seharusnya dapat membantu mengembangkan negeri tercinta ini. Pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut memakai dana yang harusnya bisa dinikmati manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia hanya untuk kepentingan pribadi atau sesama golongannya.


Ada banyak contoh permasalahan yang terjadi tanpa diketahui publik, bahkan ada pula yang sudah terjadi selama bertahun-tahun namun baru terungkap. Para tersangkanya sendiri sangat beragam, mulai dari pejabat, pengusaha besar, sampai pengusaha kecil pun mempraktekan apa yang kita sebut sebagai “korupsi”.


Contoh masalah kasus korupsi yang pernah terjadi dalam kurun waktu satu tahun ini adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron, yang menerima suap dari PT Media Karya Sentosa dan melakukan pencucian uang yang nominalnya lebih dari Rp 200 miliar.


Hal ini sangat memprihatikan. Karena dengan contoh ini saja kita sudah tahu betapa maraknya korupsi sampai orang-orang menganggapnya sebagai suatu hal yang biasa. Mereka sudah tidak bisa membedakan kembali mana yang benar dan yang salah, selama mereka bisa “membeli” kebenaran tersebut.


Karena itulah, kita sebagai generasi muda penerus bangsa Indonesia harus mengambil tindakan tegas untuk menghentikan kebiasaan korupsi pada masyarakat Indonesia sejak dini. Hal ini bisa dilakukan dalam banyak cara, tapi semuanya hanya membutuhkan satu inti: kejujuran.


Kejujuran ini sangat dibutuhkan oleh orang Indonesia karena negara kita membutuhkan orang-orang jujur yang mewakili 255 juta penduduk untuk menyampaikan aspirasi dan mengelola semua dana di dalam negeri yang merupakan bagian dari kekayaan negara.


Semua bisa dimulai dengan membiasakan diri untuk bersikap jujur, khususnya pada anak-anak. Tapi bukan berarti kita yang sudah dewasa hanya berpangku tangan. Justru mereka yang sudah dewasa secara mental dan fisik yang akan membantu membimbing mereka yang lebih muda.


Bagaimana cara kita melakukannya? Kita bisa menerapkan pepatah “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Semuanya dilakukan perlahan-lahan mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga, khususnya jika mereka memiliki anak-anak yang masih dalam tahap meniru dan mempelajari lingkungan sekitarnya. Ini dilakukan agar generasi muda dapat memiliki basic karakter pribadi yang kuat dan jauh dari korupsi.


Sementara untuk para pelajar, mereka bisa memulainya dengan menghentikan kebiasaan mencontek saat ujian atau mengerjakan PR. Kenapa begitu? Karena mencontek sama dengan “mencuri” – ya, mencuri jawaban.


Dan kita, civitas akademika FISIP, bisa membantu kegiatan ini dengan menjadi pelopor yang menerapkan sikap jujur, baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar kampus.


Semoga dengan dibiasakan bersikap jujur, Indonesia bisa mulai mengelola keuangan negara dengan baik sehingga dapat membangun sarana dan prasarana yang lebih baik lagi untuk seluruh penduduknya dari Sabang sampai Merauke tanpa adanya perbedaan mencolok dari fasilitas yang dimiliki tiap daerah, khususnya antara ibu kota dengan daerah pelosok.


Kita pasti bisa melakukannya, karena kita Indonesia yang meskipun memiliki banyak perbedaan tapi mampu untuk tetap menjadi satu dalam satu kesatuan berbentuk negara.


Hidup Indonesia!