User blogs

Tag search results for: "#pkkmbfisipuns2017"
Surat Untuk Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia kini sudah hampir 72 tahun engkau merasakan kebebasan yang hakiki, iya itulah kemerdekaan yang beratus-ratus tahun telah diperjuangkan oleh seluruh rakyat Indonesia dengan mengorbankan harta dan jiwa demi tanah air Indonesia. Tapi belakangan ini hal yang memilukan menyesakkan dada ini,dimana banyak terjadi kasus-kasus kejahatan sosial di masyarakat seperti kasus bullying, kekerasan, pelecehan seksual, SARA, etnosentrisme, narkoba, miras, hingga bunuh diri dari beragam kasus-kasus tersebut menandakan adanya dekandensi moral bangsa ini padahal moral itu sangat penting bagi setiap orang maupun bangsa karena apabila moral bangsa hancur, maka akan hancurlah bangsa. Namun dewasa ini kebanyakan orang cenderung mengabaikan perilaku yang mencerminkan sikap bermoral hal itu tercermin dari pada perbuatan masyarakat itu sendiri khususnya para remaja sebagai generasi penerus suatu bangsa ini sehingga diperlukan adanya perbaikan dan juga koreksi bagi negara ini. Saya sebagai generasi muda penerus bangsa ini merasa ikut menanggung bebaan yang dirasakan bangsa ini mengenani dekandenssi moral tersebut oleh karena itu saya menulis surat ini sebagai bentuk keluhan, kritik dan saran saya terhadap Idonesia. Semakin parahnya dekandensi moral bangsa ini sebagian besar disebabkan dan disalurkan melalui media massa dan internet yang sekarang sudah sangat berkembang pesat sebagai dampak dari arus globalisasi yang semakin melunturkan batas-batas antar budaya dunia, terbukanya arus pertukaran budaya yang sebagian besar budaya yang masuk ke Indonesia tidak sesuai dengan jati diri bangsa yang berlandaskan pancasila sehingga banyak budaya populer yang menyimpang. Oleh karena itu alangkah baiknya jika kita bisa memfilter buaya yang masuk dengan pancasila serta mengawasi media massa yang menayangkan adegan yang tidak seharusnya ditanyakan dengan keadaan tertentu seperti adegan kekerasan atau percintaan dengan seragam sekolah akan lebih baik jika diselipkan adegan yang mencerminkan butir-butir pancasila. Indonesia untuk masa depan yang lebih baik harus mencetak generasi pemuda yang berkualitas dengan lebih memperhatikan pembentukan kepribadian yang mencerminkan pancasila karena Indonesia adalah negara yang muenjunjung tinggi moralitas. Saya sebagai pemuda Indonesia akan membantu memperbaiki moral bangsa ini dengan menggunakan bekal ilmu pengetahuan dan disertai landasan moral pancasila yaitu dengan cara melalui media massa. Menyajikan hiburan yang layak bagi seuruh generasi dengan memperhatikan moral yang tersampaikan melalui program tersebut sehingga pesan pesan yang ingin disampaikan kepada para khalayak umum akan mudah tertangkap dan tersimpan di memori. Melalu industri media kreatif yang berlandaaskan moral pancasila, tidak lupa disertai dukungan dari pihak-pihak lain seperti pendampingan saat menyasikkan beragam tontonan,pertunjukan di televisi ,radio, youtube, media sosial dan lain sebagainya. Hal tersebut ditujukkan agar dapat sesuai target umur dan dapat menyampaikan antara mana yang memang baik dan benar dan mana yang memang salah dan seharusnya tidak dilakukan atau dicontoh. Cara tersebut dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak supaya mendapatkan pemahaman yang baik dan benar. Indonesia dengan adanya bonus demografi di tahun 2020 dimana angka usia produktif lebih banyak dibanding dengan angka usia muda dan tua dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk mendidik dan mencetak generasi pemuuda optimis, kreatif, bermoral, solid, demi kemajuan negara. Hal tersebut harus bisa dilaksanakan dari pendidikan sedini mungkin dimulai dari keluarga, sekolah, teman, serta lingkungan sekitar. Marilah kita ciptakan Indonesia yang bermoral berpancasila. Dirgahayu Indonesiaku, 72 tahun usiamu dan kami akan tetap setia menbangun bangsamu.

SURAT UNTUK INDONESIA

 

Salam Indonesiaku.

Salam Negeriku.

Salam rindu dariku untuk Indonesiaku tercinta.

 

Aku lahir di negara ini. Dan aku dibesarkan pula di negara ini. Indonesia adalah negara dimana aku sangat bergantung didalamnya. Selama 17 tahun sudah lamanya aku hidup di negara kita ini.

 

Indonesia, negara dengan sejuta pesona yang dapat dibanggakan oleh seluruh warganya. Keindahan alamnya, keanekaragaman hayatinya, serta bermacam – macam adat dan budayanya. Indonesia, negara dengan beribu – ribu pulau yang mengagumkan. Indonesia, negara dengan penduduk – penduduk yang berbeda – beda tapi selalu mencoba untuk tetap menjadi satu.

 

17 Agustus 1945, tanggal dimana Indonesia diakui oleh seluruh dunia telah menjadi negara yang merdeka dengan sendirinya tanpa adanya campur tangan dari negara lain. Tidak terasa sudah 72 tahun Indonesia merdeka, berusaha untuk bertahan dan berdiri tegak diantara negara – negara lain. 17 Agustus, adalah tanggal dimana seluruh penduduk Indonesia dengan bangganya mengibarkan bendera kebangsaan Indonesia, bendera merah putih. Mendengar lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dikumandangkan. Melihat para putra dan putri bangsa Indonesia mengangkat tangan mereka untuk memberi hormat pada bendera merah putih yang dikibarkan.

 

Apa kabar Indonesiaku? Dari segala pengalaman yang telah ku lalui selama 17 tahun ini, Indonesia telah banyak mengalami perubahan. Tidak dapat dipungkiri, akhir – akhir ini keutuhan bangsa Indonesia mengalami berbagai ujian. Dari mulai musibah yang melanda beberapa daerah sehingga menimbulkan banyak kerugian, ataupun dari masyarakatnya yang sedikit demi sedikit mulai kehilangan rasa persatuan dan kesatuannya. Saat kita masih kecil dulu kita diajarkan tentang semboyan kebanggaan negara kita “Bhinneka Tunggal Ika” atau dalam artinya “Berbeda – beda tetapi tetap satu”. Hanya saja, saat ini sudah jarang dari masyarakat Indonesia yang berpegang teguh tehadap semboyan tersebut. Banyak dari masyarakat Indonesia yang membanding – bandingkan perbedaan yang ada, dari mulai ras, adat, budaya, suku, agama, bahkan fisik seseorang. Nilai – nilai kebersamaan, saling menghirmati, dan toleransi sudah semakin hilang dalam benak tiap – tiap masyarakat Indonesia. Sikap individualis serta konsumtif dengan cepat menyebar di seluruh masyarakat Indonesia.

 

Namun dilain sisi, Indonesia juga mencoba untuk berkembang menjadi lebih baik lagi. Mencoba untuk bersaing dengan negara – negara maju sedikit demi sedikit. Saat ini sudah banyak terlahir orang – orang kreatif di kalangan masyarakat Indonesia. Mereka nanti yang akan membawa kemajuan bagi bangsa kita ini. Mereka dengan tekad yang kuat menciptakan suatu inovasi – inovasi baru untuk mencoba memperbaiki keadaan di negara kita menjadi lebih baik lagi dan dapat dikenal di luar sana sebagai salah satu negara yang hebat. Sebagai negara yang memiliki suatu potensi, dan dapat diakui di kancah internasional.

 

Sebaiknya dari perubahan – perubahan yang terjadi di Indonesia ini, kita harus dapat mengambil segala sesuau yang dapat memajukan Indonesia ini. Perkembangan – perkembangan yang baik dipertahankan dan lebih di kembangkan lagi supaya menjadi lebih baik. Kita semua harus bangkit bersama dari masa – masa suram ini. Kita dapat memulainya dari diri kita sendiri untuk menumbuhkan kembali rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antar sesama masyarakat Indonesia di manapun berada. Buang jauh – jauh rasa dendam dan benci serta prasangka buruk pada orang – orang yang berbeda dengan kita. Karena perkembangan Indonesia terdapat dari masyarakat Indonesia itu sendiri yang dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik. Dan saya sebagai mahasiswa akan berusaha sebisa mungkin mempertahankan persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

 

Salam Hangat

 

Isnaeni Nurhalimah

Surat Untuk Indonesia

 

Indonesia ohh Indonesia,

Negara luas yang terbentang dari Sabang sampai Merauke,

Terdiri dari ribuan pulau yang dibatasi lautan lepas,

Terapit oleh dua benua besar dan dua samudera luas,

Beraneka ragam ras, suku, adat, agama, dan budaya,

Melimpahnya kekayaan alam dan tambang yang terkandung didalamnya,

Itulah Indonesia, negeri kita tercinta.

            Tidak terasa tinggal hitungan hari saja Indonesia akan merayakan ulang tahunnya yang ke-72 besok tanggal 17 Agustus 2017. Kita musti bersyukur karena telah dilahirkan di Indonesia tercinta ini atas segala nikmat yang telah diberikan seperti yang kugambarkan diatas. Dengan apa yang dimilikinya, seharusnya Indonesia mampu untuk menjadi negara maju dan mampu untuk memakmurkan rakyatnya. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, papan, dan lain-lain. Namun kenyataannya berbeda, Indonesia masih memiliki banyak masalah. Seperti kemiskinan, kriminalitas, kesenjangan sosial, pengangguran, kelaparan, gizi buruk, rendahnya tingkat pendidikan, dll.

            Masalah-masalah itu sering terjadi tiap tahun dan malah semakin meningkat. Selain itu kerap kali masalah bukannya berkurang namun malah bertambah. Sebagai contoh masalah baru yang terjadi di Indonesia setahun belakang ini dan yang paling sering diberitakan di media lokal dan pernah dimuat di media internasional adalah kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, atau lebih dikenal dengan nama Ahok. Akibat perkataannya yang melecehkan agama islam dan terekam kamera membuat umat muslim marah. Mengakibatkan terjadinya demo yang terdiri dari berbagai kalangan dan berasal dari berbagai daerah. Menuntut untuk Ahok untuk dijadikan tersangka dan mendapatkan hukuman penjara.

            Sekarang ini Ahok sudah menjadi tersangka dan sedang menjalani hukuman penjara selama 2 tahun. Meskipun sudah berstatus sebagai tersangka, masih sering terjadi demo-demo berjilid yang entah aku tidak tahu apa tujuannya. Yang pasti akibat demo tersebut, banyak masyarakat sekitar terutama yang bertempat tinggal di Jakarta yang terganggu karena jalan raya dipakai sebagai tempat demo. Oleh karena itu terjadi kemacetan ketika demo sedang terjadi yang menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat sekitar. Syukurlah untuk saat ini aksi demo sudah reda dan semua bisa kembali normal.

Walaupun begitu banyak masalah yang terjadi di negeri tercinta ini, aku selalu mendoakan yang terbaik untuk Indonesia. Yang paling aku harapkan untuk Indonesia menyelesaikan masalah adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, pendidikan juga harus mampu menjangkau daerah-daerah pelosok agar pendidikan bisa merata dan angka buta huruf semakin rendah. Menurutku pendidikan adalah hal terpenting untuk bisa membangun bangsa. Apalagi pendidikan untuk generasi muda akan sangat penting karena mereka lah yang akan menjadi penerus untuk negeri ini.

Dengan semakin baik dan meratanya pendidikan yang diberikan kepada generasi muda, maka itu akan memberikan jalan untuk masa depan Indonesia menjadi lebih cerah. Karena dengan pendidikan dan akhlak baik yang telah didapatkan ketika berada di sekolah para generasi muda akan mampu untuk meneruskan pemerintahan Indonesia. Dan dengan harapan juga generasi muda bisa menyelesaian masalah-masalah umum yang sering terjadi seperti yang telah kubilang diatas.

Untuk saat ini aku masih berstatus mahasiswa baru. Dan menurutku aku yang sekarang belum cukup mampu untuk meneruskan apa yang dicita-citakan para pendahulu. Namun mulai dari sekarang aku akan berusaha sekuat tenaga dalam mencari ilmu dan mendapatkan pengalaman yang mungkin akan bermanfaat kelak bagi negeri ini. Semoga Allah SWT memberikan jalan kepadaku untuk bisa menggapai apa yang kucita-citakan.

Semoga juga di ulang tahun yang ke-72 ini indonesia mampu menjadi lebih baik dan bisa dalam memakmurkan rakyatnya sehingga menjadi negeri yang diimpikan seluruh rakyat Indonesia.

SURAT UNTUK INDONESIA


Dear Indonesia,

Hai Negara ku tercinta, apa kabar? Aku masih ingat, ketika dulu aku masih kecil ada yang bilang katanya Indonesia adalah surganya dunia. Dengan beribu suku bangsa juga bahasa, dan ratusan pulau yang membentang dari sabang sampai merauke, serta dengan berjuta-juta penduduknya yang sangat ramah. Budayamu yang khas dan unik, laut birumu yang menarik, hingga pegununganmu yang sangat cantik, pesonamu begitu membuat mata dan hati tertarik. Ah aku bangga padamu Indonesia.


Tapi, aku dengar kabarmu sedang tidak baik? Pendudukmu yang sekarang tidak seperti yang dulu lagi. Anak-anak mu yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa yang hebat justru banyak yang tersesat. Entah apa yang dipikirkan generasi muda mu sampai mereka lupa apa yang sudah dikorbankan mati-matian oleh pahlawan yang telah me-merdeka-kan mu dulu. Dikoran, televisi hingga internet sudah banyak berita tentang anak-anak muda mu yang terjerumus oleh barang haram itu. Ya, narkoba, suatu obat, bahan atau zat yang bisa menyebabkan ketergantungan dan berpengaruh terhadap kerja otak, begitu juga dengan fungsi vital organ tubuh lain seperti jantung, peredaran darah, pernapasan dan lain-lain.


Selain narkoba, akhir-akhir ini aku juga mendengar kasus tentang bullying. Entah kenapa para anak muda lagi pelakunya. Tak habis-habisnya mereka membuat mu sedih, membuat mu menangis dan membuat mu malu. Dan parahnya lagi, anak sd pun juga menjadi pelaku kasus bullying tersebut. Yang menjadi pertanyaanku, dimana orangtua nya? Bagaimana peran mereka mendidik anak-anak nya? Anak sd yang seharusnya masih asik bermain, bercanda tawa dengan teman justu malah membully satu dengan yang lainnya. Katanya ‘Bhinneka Tunggal Ika’? Tapi berbeda sedikit jadinya pembullyan. Bullying bisa dikatakan sebagai tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional melalui pelecehan dan penyerangan. Bahkan orangtua sering tidak menyadari anaknya menjadi korban bullying. Untuk korban, perlakuan itu merampas rasa percaya diri mereka. Untuk pelaku bullying, efeknya adalah menjadi kebiasaan dan kenikmatan untuk meningkatkan ego mereka.


Aku berharap untuk masa depan yang akan datang, semoga para generasi penerus bangsa tidak terjerus lagi dengan hal-hal semacam itu, khususnya narkoba dan bullying. Karena kedua hal itu menurutku sangat mengganggu dan mempengaruhi mental dan pikiran anak-anak bangsa. Padahal Indonesia sangat membutuhkan generasi-generasi unggul untuk berkembang kearah kemajuan. Dan untukmu Indonesia ku tercinta, aku punya cita-cita seperti apa yang jelas dicita-cita kan Indonesia, yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Cita-cita yang berat, tapi tidak ada yang tidak mungkin didunia ini kan, selagi kita berusaha dan terus dijalan kebaikan.


Lalu yang menjadi pertanyaannya, apa peran yang akan aku ambil? Apalagi diposisi ku sebagai mahasiswa Fisip? Nah aku akan memulai dari hal yang paling kecil, karena hal kecil yang dilakukan dengan niat dan usaha yang pasti akan menghasilkan sebuah hasil yang besar. Ibarat sebuah biji, apabila kita menanam dan memeliharanya dengan baik, pasti akan tumbuh menjadi pohon yang besar dengan buahnya yang banyak. Aku akan aktif disuatu organisasi yang dapat aku gunakan sebagai sebuah pengalaman yang berharga untuk masa depanku kelak, disamping itu aku juga tidak lupa dengan tujuan awalku melanjutkan sekolah, yaitu belajar giat supaya lulus tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Untuk mewujudkan salah satu cita-cita ku yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak harus melakukannya dengan orang lain bukan? Aku bisa memulainya dari diriku sendiri. Karena sebelum kita melakukan sesuatu pada orang lain, baiknya kita melakukan hal itu pada diri kita sendiri, karena ketika hal itu berdampak baik pada diri kita maka orang lain pun akan dengan senang hati melakukan hal serupa dan dapat  mencontoh apa yang kita lakukan, apalagi demi mewujudkan cita-cita Indonesia. Lalu, aku akan tetap memegang teguh semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” dan mengamalkan Pancasila. Untuk waktu terdekat ini, sebagai baktiku pada Indonesia, aku akan ikut memperingati hari ulangtahun Indonesia yang ke 72 seperti tiap tahun biasanya. Jadi, apa harapan dan cita-cita mu untuk Indonesia kita kawan?

Surat untuk Indonesia

Satu Nusa
Satu Bangsa
Satu Bahasa kita

Tanah air
pasti jaya
Untuk selama-lamanya

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa Bangsa dan Bahasa
Kita bela bersama…

Pasti taukan lirik lagu diatas? Yups betul sekali lagu ciptaan L.Manik yang berjudul Satu Nusa Satu Bangsa. Ada yang tau makna dari lagu diatas? Yuk kita kupas bersama. Lagu ini berisikan cerminan dari Bhineka Tunggal Ika yang mempunyai arti berbeda beda tetapi tetap satu juga. Bersumber dari wikipedia, Indonesia tercatat mempunyai 1340 suku bangsa dan 1158 bahasa daerah. Wahh banyak sekali ya, sungguh beruntung dilahirkan di negri khatulistiwa ini. Yang luar biasnya dengan beribu ribu suku bangsa dan bahasa, Indonesia masih utuh di bawah Pancasila.

Berbicara Indonesia setahun belakang ini mungkin agak berbeda dengan makna lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang ditulis oleh beliau L.Manik. Ada banyak pro dan kontra terhadap  kemultikultural Indonesia. Tak jarang kita temui di media masa topik mengenai ras dan agama. Sebenarnya kasus seperti ini bukan terjadi di setahun belakangan ini saja, kasus ini sudah terjadi bahkan sebelum proklamasi namun puncaknya baru sekarang, saya berharap jangan sampai memuncak lagi.

Dengan berkembangnya media sosial atau online akan sangat mudah bagi kita untuk berkomunikasi dan mengakses banyak info. Banyak hal positif yang dapat kita bagi untuk bangsa ini melalui perkembangan teknologi. Yang sangat memumpuni adalah dalam hal pendidikan. Murid jaman sekarang akan terasa aneh jika tidak melek teknologi. Di balik manfaat positif yang ditawarkan ada pula dampak negatif yang mempengaruhi. Sangat terasa di dalam perkembangan politik Indonesia. Tindakan kriminalitas dan kejahatan kemanusiaan yang semakin buka pintu. Tak hanya itu, kejahatan kerah putih yang sudah menjamur di kalangan para petinggi negara. Sangat miris ketika kita menyalakan televisi untuk mencari hiburan pelepas penat malah disuguhi dengan kasus para petinggi negara yang tidak menguntungkan dan hanya menghambat pembangunan negara.

Selain itu timbul kejahat baru yaitu cyber crime yang bisa menghantui kapan dan dimana saja serta siapa saja bisa menjadi pelaku atau korban. Hoax atau kabar miring salah satunya yang menjadi topik hangat kali ini. Sampai sampai orang pertama di Indonesia yaitu bapak Joko Widodo ikut turun tangan dalam masalah yang satu ini. Perlu kewaspadaan yang khusus terhadapa masalah yang satu ini. Kita sabai pelajar yang berpendidikan sudah sewajibnya mencerna informasi yang kita terima secara matang dan tau sumber yang jelas. Kebiasaan membaca membang sangat berguna dalam kasus ini.

Yang tak kalah mengerikan adalah teror dan narkotika yang melenggang bebas di dalam masyarakat. Mungkin baru baru ini sangat hangat dengan masuknya jenis obat obatan terlarang yang baru di Indonesia.

Beruntungnya masih ada pihak pihak yang bangkit untuk negara ini, yang mau merasakan pahit dan manisnya membangun negeri. Karna mereka sadar betapa perlu kerja keras dan susah payah nenek moyang pejuang proklamasi untuk mendapatklan Indonesia dari tangan para penajajah. Yang ku harapkan untuk indonesia kedepan, akan semakin banyak kaum kaum yang akan ikut andil besar mebangun negeri Indonesia tercinta. Kaum yang cinta damai, pemimpin yang jujur dan bersahaja. Dan kelak Indonesia akan tetap jaya dulu, sekarang dan selamaya.

Dan dari sinilah Fakultas Ilmu sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret akan ku dapatkan berbagai ilmu baru yang kelak akan mengantarkan saya ke depan gerbang kesuksesan membangun banga dan negara Indonesia tercinta. Belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dewasa serta tanggap dan peka akan lingkunganya. Salam fisip tangguh sebelas maret!

                                              JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

 

                                              Oleh : Ardyan Rakhmad Pradana              

 

       Ketika kita berbicara tentang Pemimpin, pada hakikatnya semua manusia dilahirkan menjadi seorang khalifah ( pemimpin ), baik sebagai pemimpin atas dirinya sendiri maupun pemimpin di dalam suatu organisasi. Sejak kecil kita semua telah belajar melalui orang tua dan orang-orang disekitar kita untuk menjadi pribadi yang baik yang mampu memimpin diri sendiri untuk sesuatu yang baik serta memilah hal hal buruk yang tidak boleh dilakukan.

Sebenarnya sejak dulu, kita sudah mengenal yang namanya seorang pemimpin. Dimulai dari masa kanak - kanak, kita tau pasti selalu ada satu orang anak kecil yang menjadi pemimpin diantara teman –temannya ketika sedang bermain bersama di tingkat TK, kemudian ketika kita telah menginjak kelas 1 SD kita baru mengenal yang namanya ketua kelas, yang mana ia bertugas untuk memberikan informasi dari guru atau sekolah kepada lingkup teman satu kelasnya, dilanjutkan ketika memasuki jenjang SMP dan SMA kita mulai mengenal namanya organisasi siswa intra sekolah yang dipimpin oleh ketua OSIS yang memiliki tugas penting dalam mengkoordinir para anggotanya agar tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan dapat terlaksana dan sesuai dengan yang diharapkan , serta BEM di masa kuliah nanti. Dengan begitu kita bisa mengerti bahwa semakin besar suatu organisasi, maka semakin luas dan kompleks pula suatu kepemimpinan. Namun dengan demikian sebuah tingkatan tanggung jawab kita pun juga semakin tinggi.


         Dalam menjadi seorang pemimpin pasti selalu ada hambatan yang menyertainya. Sebab, dalam hidup manusia sudah ditakdirkan dalam menghadapi hal-hal yang pro maupun kontra. Oleh karena itu, sosok pemimpin harus kuat dan kokoh dalam keadaan apapun. selain itu seorang pemimpin dalam kepemimpinannya harus selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan tindakan, sebab kesalahan dalam bertindak dapat menyebabkan hal buruk bagi dia dan seluruh anggotanya. Untuk itu seorang pemimpin harus mempunyai sifat- sifat berikut, diantaranya :

*Siddiq, artinya jujur, benar, yang mana kita juga dituntut untuk  memiliki akhlak yang baik serta ber integritas tinggi.

*Fathonah artinya cerdas, memiliki intelektualitas tinggi dan profesional.

*Amanah, artinya dapat dipercaya dan dapat menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh anggota yang dia pimpin.

*Tabligh, artinya senantiasa menyampaikan kebenaran, tidak pernah menyembunyikan apa yang disampaikan. Bersikap komutatif dan dapat bersikap terbuka kepada seluruh anggotanya.


          Kita sebagai penerus tonggak kepemimpinan bangsa ini, sebagai kaum intelektual harus segera sadar dan bangkit mengenai permasalahan yang ada di negeri ini. Sebagai penerus tonggak kepemimpinan bangsa harus kita mulai dengan memimpin diri kita sendiri. Kita harus mampu memimpin diri untuk berdisiplin terhadap tugas dan kewajiban – kewajiban kita. Kita juga harus mulai melatih dan membiasakan diri untuk tetap menjaga moral, kejujuran, aspek sosial serta yang terpenting tetap berpedoman pada Pancasila. Setelah kita mampu memimpin diri kita sendiri, maka kita pasti siap jika diberi kepercayaan untuk memimpin orang lain di dalam sebuah organisasi yang ada di lingkungan sehari – hari.

 

           Jika aku dipercaya menjadi pemimpin, aku akan selalu siap melayani dan mengayomi seluruh anggota, menerapkan sifat siddiq, amanah, fathonah dan tabligh yang aku miliki. Serta memiliki sifat seperti yang di tuturkan oleh bapak Ki Hajar Dewantara antara lain "Ing ngarso ing tulodho" artinya didepan harus memberikan contoh dan menjadi panutan dari anggota, " Ing madyo mangun karsa " artinya ditengah harus bisa membangkitkan dan membakar semangat anggota, Serta " Tut wuri handayani " artinya dibelakang dapat memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh anggota yang menumbuhkan motivasi dan semangat. disisi lain aku harus kuat dan kokoh terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan pemikiran karna semua orang pasti mempunyai pemikiran yang pro dan kontra terhadap suatu hal, tidak boleh takut gagal, harus yakin tidak boleh ragu, mampu menerima dan memberikan solusi yang terbaik atas apa yang sedang terjadi.


           Proses serta hasil lebih diutamakan dari pada hanya sebuah gaya dalam memimpin, Tidak mudah goyah, Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik daripada sebelumnya.

Awalnya saya ingin sekali masuk jurusan administrasi sejak kelas 11 soalnya jurusan administrasi itu sangat bermanfaat dan di butuhkan menurut saya. Setelah mengalami beberapa kegagalan seperti di snmptn dan pmdkpn,  Akhirnya saya diterima lewat jalur pmdk dengan jurusan yang saya inginkan dan saya mau tanpa paksaan siapapun. Semoga dengan jalan ini saya bisa bermanfaat dan sukses di masa depan amiin.

Jika Aku Menjadi Pemimpin


           Perkenalkan Nama saya Gaza Daffa Redfada berasal dari Tegal dan merupakan mahasiswa baru di UNS jurusan Administrasi Negara. Untuk memenuhi tugas pkkmb ini saya akan menulis essai yang berjudul Jika Aku menjadi Pemimpin. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan - khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan. (Kartini Kartono, 1994 : 181). Semua orang dapat menjadi seorang pemimpin asalkan punya rasa kesanggupan yang lebih dari orang lain, mempunyai kerja keras yang berbeda dengan orang lain, tanggung jawab atas pekerjaannya dan siap menanggung resiko setalah menjadi pemimpin dimanapun baik didalam keluarga, masyarakat, maupun negara. Dewasa ini para pemimpin di Negara kita mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal tersebut dikarenakan sikap dari setiap manusia yang hakekatnya mempunyai perbedaan dari segala bidang. Ketika mendapatkan tugas ini, seketika bermimpi apa yang harus saya lakukan ketika saya menjadi seorang pemimpin.

Menjadi pemimpin itu bukan soal kemenangan yang hakiki namun menurut saya merupakan tugas yang sangat berat. Ketika menjadi pemimpin saya lebih menekankan kepada hasil bukan hanya omongan yang tidak bermanfaat. Ketika ada hasil maka dapat dikategorikan merupakan keberhasilan dari suatu pekerjaan. Tugas menjadi seorang pemimpin juga harus dilandaskan akan rasa tanggung jawab dan kerja sama para anggota, rasa tanggungjawab bukan hanya menjadi suatu gagasa tetapi harus diaplikasikan dalam kehidupan disertai dengan kerja keras dan percaya diri. maka dari itu, segala permasalahan yang akan dihadapi dapat lebih terasa ringan karena adanya kerjasama dan rasa tanggung jawab. Jika menjadi pemimpin saya bercita cita untuk bisa mempengaruhi orang lain karena menurut saya apabila kita telah berhasil mempengaruhi orang lain untuk menjalankan kepemimpinan akan terasa ringan. Menurut Miftha Thoha dalam bukunya Prilaku Organisasi (1983: 255). Pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan memimpin, artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya. Jadi menjadi seorang pemimpin tidak hanya untuk memimpin saja tetapi dapat mempengaruhi orang lain untuk bisa bekerja sama dengan saya. Apabila kita dapat berhasil melakukannya maka orang lain akan memberikan yang terbaik untuk pekerjaan yang akan dilakukannya. Karena setiap orang pasti butuh orang lain untuk membantu segala pekerjaan dan melaksanakan segala tugas kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak akan berhasil apabila tidak disertai bantuan dari para bawahan atau anggotanya, sehingga diperlukan adanya partisipasi. Apabila hal-hal diatas dapat dijalankan dengan rasa tanggung jawab dan kerja keras, maka impian untuk pemimpin yang diinginkan masyarakat akan tercapai. Jika menjadi pemimpin saya ingin berlaku adil kepada siapapun dan akan memilih rakyat untuk kesejahteraan bangsa dan negara, pada saat ini kondisi Indonesia yang belum memenuhi harapan akan keadilan dan kesejahteraan rakyat terlihat dari hukum dapat dibeli dengan uang, para koruptor merjalela dan keadilan hanya untuk kalangan tertentu saja. Dalam hal ksesejahteraan Indonesia saat ini juga masih mengusahakannya terlihat dari bidang sosial dan kesehatan, serta ekonomi. Oleh karena itu pemimpin yang baik harus dapat memberikan pendidikan yang bermutu dan mampu bersaing pada era global saat ini untuk memberikan dampak yang baik bagi negaranya. Menjadi pemimpin emang amatlah sulit namun apabila kita mampu berusaha semaksimal kemampuan kita, maka bukan suatu yang tidak mungkin. Jika menjadi pemimpin saya ingin rakyat selalu menghormati segala perbedaan yang ada dalam masyarakat itu sendiri, karena apa? Apabila kita sulit menghormati perbedaan maka negara ataupun segala elemen masyarakat akan mudah terpecah belah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Alhasil kinerja pemimpin yang terkena dampaknya.

Menjadi seorang pemimpin yang disegani memang harus mempunyai pengorbanan yang besar, terlebih lagi kita berada di Indonesia yang mempunyai banyak perbedaan diantara kalangan masyarakat. Ketika saya diijinkan untuk menjadi pemimpin kelak Insya Allah saya akan menjalankan kepemimpinan sebaik mungkin dengan keiikhlasan dan rasa tanggungjawab diiringi dengan usaha dan doa. Pemimpin yang baik mampu untuk bersosialisasi dengan warga, adil, tanggung jawab dan semuanya demi rakyat serta negara. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila ada kesalahan dan kesaamaan kata saya mohon maaf. Saya Gaza Daffa Redfada mengucapkan terima kasih.

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

Karya : Bagas Suryo Prihantoro

                Di dunia ini pasti setiap orang memiliki jiwa menjadi pemimpin dan setiap orang di dunia ini pasti akan merasakan menjadi pemimpin entah pemimpin dalan kelompok yang sedikit , yang besar ataupun menjadi pemimpin dalam diri mereka sendiri . Hal yang paling sederhana dalam belajar memimpin adalah memimpin diri kita sendiri ,misalnya memimpin diri kita dalam menempatkan perilaku ,tata cara berkeluarga ,dll . Jadi pemimpin yang benar dan baik sebenarnya dapat di latih dan di mulai dari hal yang seerhana yaitu memulai memimpin diri sendiri dahulu dengan baik ,jika sudah dapat memimpin diri kita dengan baik maka akan mudah memimpin dalam kelompok yang besar .

            Pemimpin juga menurut saya adalah orang yang di unjuk untuk memimpin dan menjadi pedoman unuk diri sendiri ataupun kelompok. Dengan kata lain, pemimpin adalah sosok seseorang yang mampu mmemimpin dan menjadi pedoman untuk diri sendiri maupun orang lain .

            Saya Bagas Suryo Prihantoro juga berharap akan menjadi pemimpin yang berkarakter dan peduli pada sesma , keinginan saya jika jadi pemimpin tak tanggung – tanggung lagi yaitu menjadi presiden INDONESIA .Jika saya menjadi pemimpin di negeri ini saya akan mengutamakan kualitas SDM,SDA dan sumber daya penunjang lainnya untuk memajukan negara ini . Indonesia ini akan menjadi negara maju  adalah dengan cara kita sendiri ,sebenarnya semua kekalahan dan kegagalan kita dapat kita jadikan evaluasi untuk Indonesia yang lebih maju, saya akan mensejahterakan masyarakan kecil dan akan mengajak seluruh rakya untuk bersama sama memajukan indonesia. Saya akan memulai dari memimpin diri saya semdiri agar berperilaku baik dan saya akan merangkul dan meyakinkan masyarakan akan kinerja saya yang nyata, dan tentunya juga akan memajukan indonesia di mata dunia agar Indonesia menjadi negara yang di segani dan di hormati negara lain.

            Menjadi pemimpin akan susah jika seseorang tersebut beranggapan bahwa menjadi pemimpin itu susah ,jika seseorang beranggapan menjadi pemimpin itu mudah akan mudahlah menjadi pemimpin,jadi susah mudahnya menjadi pemimpin tergantung dari kemauan dan anggapan kita terhadap kemampuan yang kita miliki. Sebenarnya menurut saya menjadi pemimpin yang terpenting adalah niat dan keyakinan terhadap upaya yang akan kita jalani. Percaya diri juga diperlukan dalam hal menjadi pemimpin ,menurut saya juga pemimpin merupakan tanggungjawab dan amanah yang sangat besar untuk kita jalankan, karena segala resiko utama dalam pekerjaan merpakan tanggungjawab utama seorang pemimpin .

            Peimimpin menurut saya juga membutuhkan kedekatan terhadap masyarakat ataupun orang lain ,kanrena jika banyak orang yang semakin dekat dengan kita juga semakin banyak juga kepercayaan orang lain terhadap kita. Tapi janganlah kalian menyepelekan orang lain karena orang lain yang merasa di sepelekan oeleh pemimpin kelak akan menjadi penghianat bagi pemimpin terebut.

            Pemimpin juga akan menjadi panutan bagi masyarakatnya ataupun orang lain jadi seorang pemimpin hendaklah bersikap baik,adil,tanggungjawab,dan peduli sesama .menurut saya pemimpin tidak boleh semena-mena dengan orang lain , karena pemimpin itu bertuga demi rakyat .

            Jika saya menjadi pemimpin tertinggi di negeri ini kasus yang akan saya tuntaskan adalah korupsi ,karena korupsi adalah masalah yang serius di negara kita. Dan korupsi juga menurut data dari media sosial 95% merupakan pegawai negeri / orang dalam pemerintaahan, jadi jika saya menjadi pemimpin saya akan menuntaskan korupsi ,karena korupsi begitu menghambat jalannya pembanggunan di negeri ini sehingga msayarakat susah dalam mendapat kesejahteraan. Bahkan banyak korupsi juga yang tidak hanya berbentuk uang tetapi juga banyak dalam berbentuk fasilitas-fasilitas vital ,misalnya aspal,ktp dll. Hal seperti inilah yang dapat menghancurkan Indonesia

            Sebagai penutup dalam tugas ini ,saya mohon maaf sebesar besarnya jika ada salah dengan kata-kata yang seeperti ini, dan tentunya jika saya menjadi seorang pemimpin saya akan mensejahterakan dan peduli terhadap sesama dan menjdikan Indonesia dari korupsi karena korupsi merupakan masalah serius. Dan saya akan mengutamkan kepentingan bersama di ats kepentingan saya pribadi. Saya rela berkorban apapun demi Indonesia. Saya sangat menerima saran dan keritik demi kemajuan kemampuan saya dalam menjadi pemimpin ataupun menulis karangan,saya sangat berterimakasih kepada UNS  DAN PKKMBFISIP UNS atas semuanya. Dan saya akan berjanji hidup mati demi Indonesia dan akan mensejahterakan rakyat indoesia di masa depan bagaimanapun cara poitif yang akan saya gunakan .

SELAMATKAN INDONESIA , NKRI HARGA MATI !!!

           

                

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

Pemimpin adalah seseorang yang dengan segala kemampuannya dapat mengarahkan, membimbing, mempengaruhi atau mengawasi pikiran, perasaan dan tindakan orang lain. Sedangkan menurut saya sendiri, pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam memimpin dan berperan penting dalam suatu kelompok untuk mencapai sebuah tujuan dalam kelompok tersebut. Seseorang yang menjadi pemimpin harus mempunyai beberapa karakter tertentu, seperti cerdas dalam setiap mengambil tindakan, mempunyai inisiatif yang tinggi dalam memecahkan segala masalah, selalu bertanggungjawab akan segala keputusan yang diambil, adil dalam memutuskan suatu hal, berani dalam menghadapi resiko apapun, mempunyai tingkat kejujuran yang tinggi dan mendapat kepercayaan dari semua anggotanya, serta rela berkorban demi tercapainya tujuan kelompok tersebut. Dengan beberapa karakter tersebut, pemimpin akan selalu dihormati dan disegani oleh semua anggotanya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

            Posisi pemimpin merupakan posisi yang sangat didambakan. Tidak hanya satu atau dua orang saja, melainkan banyak orang yang menginginkan posisi tersebut tanpa memandang paras, gender dan harta yang mereka miliki. Namun, banyak para pemimpin yang salah menggunakan posisi tersebut dengan seenaknya sendiri. Ada yang hanya memikirkan akan kekuasaan, kehormatan dan kekayaan untuk kesenangan dan kepuasan diri mereka sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan para anggotanya. Dan hanya ada beberapa dari mereka yang layak menjadi pemimpin yang baik. Hal ini disebabkan dari kepemimpinan diri dari masing-masing orang yang berbeda.

            Jika saya menjadi pemimpin, saya akan berusaha menjadi pemimpin yang dapat memimpin diri saya sendiri dan semua anggota kelompok saya dengan sebaik mungkin. Langkah awal saya jika menjadi seorang pemimpin adalah saya akan melatih dan membiasakan diri saya sendiri terlebih dahulu untuk berkarakter yang sesuai dengan karakter pemimpin yang baik, seperti melatih dan membiasakan diri untuk selalu berperilaku jujur dimanapun dan kapanpun, bertanggungjawab akan segala hal yang telah diputuskan, adil dalam memutuskan suatu hal, displin akan waktu, rela berkorban untuk kepentingan kelompok dan sebagainya. Karena berawal dengan melatih dan membiasakan jiwa kepemimpinan atau karakter suatu pemimpin dalam diri saya sendiri, maka saya akan dapat menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, mempunyai kredibilitas, dihormati dan disegani oleh para anggotanya, serta dapat menjadi contoh yang baik untuk sesama.

Ketika waktu itu tiba, dimana saya benar-benar menjadi seorang pemimpin, saya akan membuktikan bahwa saya layak menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, serta siap untuk menanggung segala beban berat seorang pemimpin meskipun saya adalah seorang perempuan. Walaupun menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah untuk saya, terutama untuk perempuan seperti saya. Karena banyak orang memandang bahwa pemimpin laki-laki itu lebih baik daripada pemimpin perempuan. Tentunya butuh waktu yang lama untuk membuktikan bahwa saya layak menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, sebab pemimpin yang baik dan berkarakter tidak hanya berkembang dalam satu atau dua hari saja. Dan sebagai seorang pemimpin perempuan, saya harus benar-benar tangguh, bukan hanya secara fisik saja, tetapi juga secara psikologis dan secara emosional. Selain tangguh sebagai seorang pemimpin, saya juga akan berusaha melaksanakan hak dan kewajiban sebagai seorang pemimpin dengan sebaik mungkin, seperti berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, mengayomi semua anggota, senantiasa memberikan motivasi bagi anggota untuk mencapai tujuan, dapat mengatasi segala tantangan yang ada dengan bijak, dan selalu mempertanggungjawabkan segala sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pages: 1 2 »