User blogs

Tag search results for: "#pkkmbfisipuns"

Menjadi seorang pemimpin mungkin menjadi impian bagi kebanyakan orang. Mereka ingin menjadi sosok yang diakui, dihargai dan dihormati. Dan salah satu caranya adalah menjadi seorang pemimpin. Dizaman sekarang, banyak orang menempuh jalan positif bahkan negatif untuk mendapatkan jabatan tersebut. 

Akan tetapi menjadi seorang pemimpin bukanlah perkara yang mudah. Sebuah kelompok atau organisasi sangatlah bergantung pada sosok pemimpinnya. Cerminan sebuah kelompok adalah cerminan dari pemimpinnya sendiri. Pemimpin harus mempunya visi - misi yang jelas, cekatan, cerdik, tenang, dan dapat mengambil keputusan dalam waktu sempit yang dapat dipertanggung jawabkan.

Seperti yang saya jelaskan di atas menjadi seorang pemimpin tidaklah semudah apa yang dibayangkan. Jika saya menjadi pemimpin, saya bukan hanya mengandalkan otak, namun juga hati. Kedua hal tersebut seharusnya ada pada setiap pemimpin, terutama pada era saat ini. Bangsa kita tercinta ini membutuhkan seorang pemimpin yang mempunyai kecerdasan dan juga mempunyai hati yang tulus dan ikhlas untuk memimpin bangsa ini untuk lepas dari berbagai permasalahan yang semakin kompleks. Dengan menggabugkan dua hal tersebut diharapkan akan mampu membentuk pemerintahan Negara Indonesia yang dapat melindungi segenap bangsa Indonesia untuk menuju kesejahteraan umum, kecerdasan bangsa dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat seperti apa yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 dan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Jika saya menjadi pemimpin ada tiga sifat penting yang akan saya pegang teguh untuk dapat mendukung kepemimpinan saya. Yang pertama adalah kecerdasan. Pemimpin modern memahami kebutuhan akan kesederhanaan, terutama bila berhubungan dengan pengembangan, pemahaman, manajemen dan transformasi sebuah sistem yang kompleks. Pemimpin modern tahu bahwa kecerdasan adalah cara cepat yang terbaru. Mereka memperhatikan perubahan yang terjadi di luar dunia dan bidang keahlian mereka sendiri untuk menambah kecerdasan mereka karena mereka tahu bahwa bidang dan keahlian mereka akan saling berhubungan dengan bidang lain disaat mereka bekerja.

Yang kedua adalah sifat manusiawi. Pemimpin modern menunjukkan sikap nyaman yang sama baiknya ketika bertemu dengan orang asing, anak kecil, orang kaya, orang miskin siapapun mereka. Walaupun trend sedang berkembang menuju era kecanggihan dimana manusia akan sangat sering berinteraksi dengan mesin, pemimpin modern paham apa yang sebenarnya membuat seorang manusia merasa dirinya diperlakukan seperti seorang manusia.

Yang ketiga, seorang pemimpin harus berani jujur mengakui dan mengukur sejauh mana kapasitas dan keterbatasan pengetahuannya. Mengapa? Karena hanya mereka yang berani membuka dirilah yang berani dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Artinya, setiap masukan penting yang dapat menuntunnya menemukan jalan lurus dan kebijaksanaan. Saya kira inilah yang paling sulit diakui oleh setiap orang atau pemimpin. Maka, tidak jarang mereka menganggap dirinya sudah menggenggam dunia. Tetapi ketika diperhadapkan dengan masalah yang sebenarnya, mereka sama dengan kucing yang dibuang ke dalam got. Keberaniaan membuka diri hanya bisa dilakukan oleh mereka yang melihat hidup ini kaya akan guru kebijaksanaan. Sehingga dia menyadari bahwa seumur hidupnya adalah harus belajar.

Dari penjabaran diatas, jika saya menjadi pemimpin, saya bukan hanya mengandalkan otak, namun juga hati. Dengan menggabungkan dua hal tersebut diharapkan akan mampu membentuk pemerintahan yang lebih baik. Dan jika semua pemimpin memiliki ketiga sifat penting yang telah saya jabarkan di atas, maka cita-cita luhur yang tertera dalam proklamasi bukan hanya menjadi impian, namun akan menjadi kenyataan. Cerminan sebuah kelompok adalah cerminaan dari pemimpinnya sendiri

Jika Aku Menjadi Pemimpin

 

                Jadi Pemimpin ? Itu adalah mimpi setiap orang di dunia ini, entah memimpin suatu proyek, bisnis, bahkan negara. Hal itu sudah biasa didamba-dambakan oleh semua orang, tapi pernah ga sih kalian berfikir terus kalo aku jadi pemimpin nanti kalau gagal gimana ya ? pasti pernah kan berfikir seperti itu. Terus dari situ nyali kalian bakal menciut pasti untuk jadi pemimpin. Tapi tenang aja gengs rasa takut itu harus dilawan tapi sebuah mimpi harus dipertahankan. Jadi kalian yang ingin jadi pemimpin mulai niatin mimpi itu dari sekarang. Nah pasti kalian bakal bilang kamu enak tinggal ngomong dan bla bla bla bla. Eitsss santai aja aku bakal ceritaiin disini gimana kalau aku jadi seorang pemimpin.

            Tahap awal jadi seorang pemimpin itu adalah JAGA IMAGE, itu sangat penting gengs. Jadi seorang pimpinan itu musti jaga kewibawaan. Tapi gausah alay juga mentang-mentang jaga wibawa terus kalo ngomong bibirnya kayak orang sakit begitu, itu GAPERLU. Untuk jaga wibawa aku bakal ngelakuin jaga perilaku, yang biasanya kalau makan kakinya “petangkringan” kali ini jadi pemipinin makannya musti rapi, semua harus dilakukan bertahap kalau perlu saat nyendok jangan ada suara-suara “sring sring” gajelas gitu. Kenapa jaga perilaku saat makan perlu ? karenan disitulah para tamu-tamu undangan bakal menilai attitude kita gengs.

            Nah selain itu supaya aku tidak dipandang remeh sama tamu-tamu lain nih gengs, cara jalanku harus lebih bergaya ala-ala model gitu lah. Busungkan dada dan kepala haru melihat kedepan, tapi ga perlu kaku-kaku juga nanti orang gabisa bedain mana pimpinan mana ajudan. Selain itu nih kalau berjabat tangan dengan pimpinan lain usahakan mata saling memandang, bukan berarti nanti jadi baper yah, disitulah keyakian seorang clien akan mantap dengan kita. Nah itu adalah gayaku saat aku jadi seorang pimpinan.

            Lanjut, nah ditahap ini aku bakal kasih tau kekalian gengs pimpinan macam apa yang aku jadiin impianku. Yang pasti bukan pimpinan rumah tangga ya, karena itu memang sudah menjadi kewajiban. Nah disini mimpiku mungkin sama dengan banyak orang, tapi yang terkabul cuman aku dan sebagian orang semoga aaaamiiin wkwkwk. Aku bermimpi untuk menjadi seorang pemimin Negara Republik Indonesia TERCINTAH, kerenkan ? aku bermimpi seperti itu karena aku ingin naik mobil RI 1 hahaha (dusta). Aku ingin jadi seorang presiden kenapa ? karena aku ingin memajukan bangsa ini, walau sebetulnya memajukan bangsa gaperlu jadi presiden, cukup berkontribusi untuk negara aja udah cukup.

            Tapi kenapa jadi presiden, karena saat ini aku sering lihat berita yang berisukan tentang negara ini gengs, kalian pasti suka kesel kan dan cuman bisa ngomel pemerintah ga becus apalah apalah itu. Tapi jadi seorang presiden kita bakal tau nih seluk beluk dalam suatu permasalahan yang dihadapi negara, nah disitulah yang dulu cuman bias ngomel sekarang bias ngasih solusi dan bias nyelesaiin masalah dengan dibantu orang lain tentunya.  Nah, apa cuman itu aja gara-garanya kenapa aku milih jadi presiden ? pasti nggaklah karenan jadi seorang presidan aku bakal bias bertemu dengan orang-orang penting di seluruh dunia.

            Cuman ketemu ? ya iya lah namanya juga ngefans wkwkw, nggak lah pastinya. Disaat aku bertemu dengan para petinggi-petinggi negara lain disitulah ke-Indonesiaanku bakal keluar, yaitu akting dan promosi. Kenapa musti akting ? karena dengan akting para petinggi-petinggi negara lain bakal hanyut dalam suasana, nah disitu aku tambah promosiin negara Indonesia ini. Yang nantinya mereka bakal mau melakukan investasi di negara tercintaku ini. Dengan itu devisa negara akan menambah dan perekonomian bangsa pelan-pelan akan meningkat. Jadi kelak jika aku jadi presiden (aaamiin) aku akan berupaya untuk mensejahterakan negaraku.

            Nah tadi adalah gambaran abstrak yang akan aku lakuin jika aku jadi seorang presiden. Nah semoga kalian nggak meniru caraku ya, karena setiap orang punya cara sendiri-sendiri. Jika kalian suka dengan blogku ini kalian Cuma bilang amin aja aku udah bahagia sekali. Terima Kasih telah mau membaca tulisanku ini.

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

Pemimpin adalah seseorang yang dengan segala kemampuannya dapat mengarahkan, membimbing, mempengaruhi atau mengawasi pikiran, perasaan dan tindakan orang lain. Sedangkan menurut saya sendiri, pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam memimpin dan berperan penting dalam suatu kelompok untuk mencapai sebuah tujuan dalam kelompok tersebut. Seseorang yang menjadi pemimpin harus mempunyai beberapa karakter tertentu, seperti cerdas dalam setiap mengambil tindakan, mempunyai inisiatif yang tinggi dalam memecahkan segala masalah, selalu bertanggungjawab akan segala keputusan yang diambil, adil dalam memutuskan suatu hal, berani dalam menghadapi resiko apapun, mempunyai tingkat kejujuran yang tinggi dan mendapat kepercayaan dari semua anggotanya, serta rela berkorban demi tercapainya tujuan kelompok tersebut. Dengan beberapa karakter tersebut, pemimpin akan selalu dihormati dan disegani oleh semua anggotanya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

            Posisi pemimpin merupakan posisi yang sangat didambakan. Tidak hanya satu atau dua orang saja, melainkan banyak orang yang menginginkan posisi tersebut tanpa memandang paras, gender dan harta yang mereka miliki. Namun, banyak para pemimpin yang salah menggunakan posisi tersebut dengan seenaknya sendiri. Ada yang hanya memikirkan akan kekuasaan, kehormatan dan kekayaan untuk kesenangan dan kepuasan diri mereka sendiri tanpa memikirkan kesejahteraan para anggotanya. Dan hanya ada beberapa dari mereka yang layak menjadi pemimpin yang baik. Hal ini disebabkan dari kepemimpinan diri dari masing-masing orang yang berbeda.

            Jika saya menjadi pemimpin, saya akan berusaha menjadi pemimpin yang dapat memimpin diri saya sendiri dan semua anggota kelompok saya dengan sebaik mungkin. Langkah awal saya jika menjadi seorang pemimpin adalah saya akan melatih dan membiasakan diri saya sendiri terlebih dahulu untuk berkarakter yang sesuai dengan karakter pemimpin yang baik, seperti melatih dan membiasakan diri untuk selalu berperilaku jujur dimanapun dan kapanpun, bertanggungjawab akan segala hal yang telah diputuskan, adil dalam memutuskan suatu hal, displin akan waktu, rela berkorban untuk kepentingan kelompok dan sebagainya. Karena berawal dengan melatih dan membiasakan jiwa kepemimpinan atau karakter suatu pemimpin dalam diri saya sendiri, maka saya akan dapat menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, mempunyai kredibilitas, dihormati dan disegani oleh para anggotanya, serta dapat menjadi contoh yang baik untuk sesama.

Ketika waktu itu tiba, dimana saya benar-benar menjadi seorang pemimpin, saya akan membuktikan bahwa saya layak menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, serta siap untuk menanggung segala beban berat seorang pemimpin meskipun saya adalah seorang perempuan. Walaupun menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah untuk saya, terutama untuk perempuan seperti saya. Karena banyak orang memandang bahwa pemimpin laki-laki itu lebih baik daripada pemimpin perempuan. Tentunya butuh waktu yang lama untuk membuktikan bahwa saya layak menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter, sebab pemimpin yang baik dan berkarakter tidak hanya berkembang dalam satu atau dua hari saja. Dan sebagai seorang pemimpin perempuan, saya harus benar-benar tangguh, bukan hanya secara fisik saja, tetapi juga secara psikologis dan secara emosional. Selain tangguh sebagai seorang pemimpin, saya juga akan berusaha melaksanakan hak dan kewajiban sebagai seorang pemimpin dengan sebaik mungkin, seperti berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, mengayomi semua anggota, senantiasa memberikan motivasi bagi anggota untuk mencapai tujuan, dapat mengatasi segala tantangan yang ada dengan bijak, dan selalu mempertanggungjawabkan segala sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Jika Aku Menjadi Pemimpin

My name is Muhijaatul Asfarah , panggil aja asfah. Udah ah ga mau basa – basi . Ini essai tentang Jika aku menjadi pemimpin,heemmmmmmmmmmmmmm?????????

 Jika aku menjadi pemimpin? Tidak sembarangan orang bisa menjadi pemimpin, hanya orang tertentu yang mempunyai keterampilan yang baik . Sehingga mampu mengarahkan, membimbing, mengelola sumber daya manusia maupun sumber daya alam dengan cara efektif dan efisien. Pemimpin adalah orang yang terpercaya dalam suatu tatanan kehidupan, baik organisasi maupun kenegaraan . pemimpin mampu menjalankan amanah dari orang banyak serta menjalankan aspirasi yang telah ia lontarkan. Jadi, menjadi seorang pemimpin haruslah jujur dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, di perlukan feedback positif dari pemimpin ke anak buahnya.                   

Menurut Pancasila Pemimpin harus bersikap sebagai pengasuh yang mendorong, menuntun, dan membimbing asuhannya. Dengan kata lain, beberapa asas utama dari kepemimpinan Pancasila adalah:

Ø  Ing Ngarsa Sung Tuladha: Pemimpin harus mampu dengan sifat dan perbuatannya menjadikan dirinya pola anutan dan ikutan bagi orang – orang yang dipimpinnya.

Ø  Ing Madya Mangun Karsa: Pemimpin harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi pada orang – orang yang dibimbingnya.

Ø  Tut Wuri Handayani: Pemimpin harus mampu mendorong orang–orang yang diasuhnya berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.

                Jika aku menjadi pemimpin, itu akan menjadi tanggung jawab yang besar dalam hidup saya. Kebanyakan orang pasti menginginkan menjadi seorang pemimpin, begitupula saya. Bukan tergiur oleh jabatan, seberapa besar gaji yang didapatkan. Namun  keinginan saya untuk berdedikasi dalam organisasi maupun bangsa & negara. Sebenarnya saya juga ingin menjadi presiden NKRI sebagai pemimpin tertinggi di Indonesia. Okelah, itu tidak mungkin karena saya seorang wanita. Mungkin saya hanya bisa terinspirasi dari kinerja-kinerja presiden NKRI. Jika aku menjadi pemimpin aku ingin memimpin sebuah perusahaan milik negara (BUMN). Saya akan melaksanakan tugas dan wewenang sebagai pemimpin BUMN dengan sebaik mungkin dan menjalankan asas utama dari kepemimpinan sesuai  pancasila. Dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan NKRI yang kita tahu banyak sekalian perbedaan . Namun, Perbedaan inilah yang menjadikan Indonesia kaya akan keberagaman suku, ras dan budaya. Dan apabila dapat dimanfaatkan dengan baik, maka akan mempercepat pembangunan NKRI. Oleh karena itu, jika saya menjadi pemimpin saya akan memanfaatkan dengan semestinya agar berguna bagi kesejahteraan seluruh elemen masyarakat .

Menjadi pemimpin tidaklah mudah, akan ada banyak rintangan yang menghadang baik dari in group maupun out group.  Oleh karena itu, saya akan mengutamakan musyawarah mufakat agar saya dapat menghimpun aspirasi dari banyak orang. Sehingga keputusan yang saya ambil dapat diterima dan tepat sasaran .  sebagai seorang pemimpin saya akan terlibat langsung dalam kegiatan –kegiatan anggota saya . saya akan mengawasi, mengontrol, mengarahkan serta merencanakan sebaik mungkin setiap kegiatan. Tidak hanya itu, saya melakukan ini agar kepemimpinan saya berjalan kondusif dan merata karena kunci dari keberhasilan seorang pemimpin adalah dapat menciptakan kondisi yang kondusif dan stabil dalam periode kepemimpinannya.

Saya sebagai mahasiswa jurusan ilmu administrasi negara akan menjadi pemimpin negeri ini, melalui semangat yang tinggi serta insya allah kemapuan yang memadahi. Saya  percaya diri dapat menjadi pemimpin yang di inginkan oleh banyak orang. ilmu yang saya peroleh selama belajar di FISIP UNS, Saya akan mengamalkan dengan baik ilmu-ilmu kepemimpinan yang saya peroleh. Karena saya siap memegang estafet kepemimpinan yang akan di teruskan oleh generasi muda Indonesia . pemimpin yang berkualitas akan membawa Indonesia menjadi negara yang kuat , maju , sejahtera dan pantas mendapat julukan Macan Asia.

 

Sumber:

http://aniatih.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-pemimpin-dan-kepemimpinan.htm

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

 

Pertama kita mengenal kata kepemimpinan terlebih dahulu. Secara umum pengertian kepemimpinan adalah suatu kekuatan yang menggerakkan perjuangan atau kegiatan yang menuju sukses. Kepemimpinan dapat juga diartikan sebagai proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Pengertian pemimpin adalah suatu peran atau ketua dalam sistem di suatu organisasi atua kelompok. Syarat menjadi seorang pemimpin tidak hanya memiliki sifat cerdas tetapi harus memiliki sifat jujur, dapat dipercaya, dan tanggung jawab itu juga perlu.

Pemimpin yang cerdas dalam artian merupakan pemimpin yang bisa mengambil langkah yang baik dan berfikir dengan cerdas untuk melih ide ide yang cemerlang  untuk kepentingan memajukan sebuah organisasi tersebut.

Yang dimaksud dengan pemimpin yang mempunyai sifat jujur dan dapat dipercaya adalah seorang pemimpin yang selalu jujur dalam mengerjakan tugas tugasnya tidak terpancing yang namanya suap dari orang lain dan tidak melakukan korupsi atau penggelapan uang rakyat atau anggotanya. Contoh saja seorang pemimpin jaman sekarang yang melakukan banyak kesalahan harusnya mereka tidak patut menjadi pemimpin karena mereka tidak mempunyai sifat jujur.

 pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang tetap teguh dan mampu berpikir taktis untuk menerima segala resiko yang timbul dari keputusan yang diambil.  Pemimpin selalu berjiwa besar, menerima kritik dan selalu mengambil tanggung jawab atas semua keputusan yang ia ambil. Serta tidak pernah mencari kambing hitam atau menyalahkan orang di sekitarnya.

Jika saya menjadi pemimpin saya akan berusaha bagaimana caranya menurut apa yang diharapkan oleh orang yang mempercayakan kepemimpinan kepada saya. Saya akan memenuhi syarat menjadi pemimpin terutama jujur, displin, bertanggungjawab, dapat dipercaya dan cerdas. Saya tidak akan mengingkari syarat tersebut. Saya tidak akan menjadi pemimpin yang korupsi, saya akan menjadi seorang pemimpin yang bisa mensejahterakan anggotanya. Walaupun pemimpin yang bisa mensejahterakan hidup anggotanya itu masih sulit dan langka. Tapi, saya akan berusaha untuk bisa.

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN

 

Pertama kita mengenal kata kepemimpinan terlebih dahulu. Secara umum pengertian kepemimpinan adalah suatu kekuatan yang menggerakkan perjuangan atau kegiatan yang menuju sukses. Kepemimpinan dapat juga diartikan sebagai proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Pengertian pemimpin adalah suatu peran atau ketua dalam sistem di suatu organisasi atua kelompok. Syarat menjadi seorang pemimpin tidak hanya memiliki sifat cerdas tetapi harus memiliki sifat jujur, dapat dipercaya, dan tanggung jawab itu juga perlu.

Pemimpin yang cerdas dalam artian merupakan pemimpin yang bisa mengambil langkah yang baik dan berfikir dengan cerdas untuk melih ide ide yang cemerlang  untuk kepentingan memajukan sebuah organisasi tersebut.

Yang dimaksud dengan pemimpin yang mempunyai sifat jujur dan dapat dipercaya adalah seorang pemimpin yang selalu jujur dalam mengerjakan tugas tugasnya tidak terpancing yang namanya suap dari orang lain dan tidak melakukan korupsi atau penggelapan uang rakyat atau anggotanya. Contoh saja seorang pemimpin jaman sekarang yang melakukan banyak kesalahan harusnya mereka tidak patut menjadi pemimpin karena mereka tidak mempunyai sifat jujur.

 pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang tetap teguh dan mampu berpikir taktis untuk menerima segala resiko yang timbul dari keputusan yang diambil.  Pemimpin selalu berjiwa besar, menerima kritik dan selalu mengambil tanggung jawab atas semua keputusan yang ia ambil. Serta tidak pernah mencari kambing hitam atau menyalahkan orang di sekitarnya.

Jika saya menjadi pemimpin saya akan berusaha bagaimana caranya menurut apa yang diharapkan oleh orang yang mempercayakan kepemimpinan kepada saya. Saya akan memenuhi syarat menjadi pemimpin terutama jujur, displin, bertanggungjawab, dapat dipercaya dan cerdas. Saya tidak akan mengingkari syarat tersebut. Saya tidak akan menjadi pemimpin yang korupsi, saya akan menjadi seorang pemimpin yang bisa mensejahterakan anggotanya. Walaupun pemimpin yang bisa mensejahterakan hidup anggotanya itu masih sulit dan langka. Tapi, saya akan berusaha untuk bisa.

JIKA AKU MENJADI PEMIMPIN


                Kita sering melihat. Melihat pemimpin-pemimpin kita, dari layar kaca televisi, dari gambar-gambar yang bertebaran di dunia maya, atau bahkan dari selebaran koran yang terpampang dengan jelas, wajah pemimpin kita sedang menjabat tangan rakyatnya. Tapi, pernahkah kita sesekali berpikir, apa yang kita rasakan, apa yang kita lakukan atau apa yang kita khawatirkan, ketika kita menjadi seorang pemimpin.


                Mungkin, pertanyaan pertama yang terlintas dipikiran kita ketika membayangkan seandainya diri kita ini adalah seorang pemimpin adalah, mau menjadi pemimpin seperti siapa ?. Mungkin, ada yang menjawab seperti Bapak Jokowi, ada yang ingin seperti Ridwan Kamil, ada yang ingin seperti Adolf Hitler, atau ada juga yang ingin menjadi pemimpin apa adanya, yang mempunyai cara memimpin yang berbeda. Tapi, yang terpenting dari seorang pemimpin adalah, bukanlah sosok yang dia tiru, sekalipun sosok yang dijadikan acuan tersebut baik. Tetapi, jika ingin menjadi pemimpin yang baik dan hebat adalah, bagaimana dia memahami esensi dari seorang pemimpin.


                Esensi atau hakekat seorang pemimpin adalah melayani, bukan mengatur. Pemimpin itu mendengar, bukan didengar. Pemimpin itu melihat, bukan dilihat. Itulah yang harus dipahami oleh seorang pemimpin. Apakah itu semua sudah diterapkan oleh pemimpin-pemimpin di negeri kita ?. Tidak semua mempraktikan ini. Lalu, jika kita yang seandainya menjadi pemimpin, akankah kita menerapkan esensi pemimpin tersebut di dalam kepempinan kita ?.


Semuanya tergantung kondisi hati kita masing-masing. Apabila kita menjadi pemimpin dengan kondisi hati yang termakan nafsu akan kekuasaan, maka kita akan mengabaikan semua itu dan memperkaya diri dengan harta dunia yang mewah dan megah, lalu berujung masuk ke jeruji besi dengan memakai baju oranye. Baju yang kerap dipakai oleh tikus-tikus elite di negeri ini.

Tetapi, jika kondisi hati kita diselimuti oleh rasa ingin melayani rakyat, rasa ingin mengayomi rakyat, dilandasi dengan pengamalan Pancasila yang kuat, maka sudah pasti kita akan menjadi pemimpin yang disegani oleh rakyat. Rakyat akan senang dan merasa dilayani dengan baik. Ingat, pemimpin adalah pelayan aspirasi rakyat.


Apalagi yang kita butuhkan atau yang harus kita lakukan, apabila seandainya kita menjadi pemimpin ?.


Yang kita harus lakukan, selain memahami esensi seorang pemimpin, kita harus juga senantiasa menjaga suasana kebhinekaan yang ada di wilayah yang kita pimpin. Sudah merupakan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia, untuk menjaga rasa Bhinekka Tunggal Ika tetap tumbuh di masyarakat Indonesia. Pluralisme di Indonesia haruslah dipelihara, karena pluralisme lah yang menjadi ciri khas kita di mata dunia, dimana kita tinggal bersama berbagai suku, agama, bahasa yang berbeda-beda, ras yang berbeda-beda, tetapi bisa hidup berdampingan, saling membantu dan saling menghargai antara satu dengan yang lain. Itulah yang harus kita jaga seandainya kita menjadi seorang pemimpin.


Menjadi seorang pemimpin membutuhkan sebuah komitmen yang sangat tinggi. Komitmen untuk mengemban tanggung jawab yang sangat besar. Komitmen untuk melayani rakyat sepenuh hati. Komitmen untuk mendengar sejuta aspirasi dari rakyat. Komitmen untuk melihat rakyat kita yang sedang membutuhkan bantuan. Komitmen untuk menjaga amanah rakyat yang diberikan kepada kita sebagai pemimpin. Dan yang terpenting adalah, komitmen untuk tidak membohongi rakyat yang telah percaya kepada kita untuk dijadikan pemimpin mereka.


Selain itu, apabila kita berandai-andai menjadi seorang pemimpin, saat itulah kita harus menjadi contoh teladan bagi rakyat kita, terutama generasi muda. Perilaku kita selama menjadi pemimpin akan selalu dilihat oleh rakyat kita. Setiap perilaku kita akan dikomentari oleh rakyat kita sendiri. Apabila kita menunjukan perilaku sebagaimana mestinya seorang pemimpin yang baik, maka rakyat akan menilai positif dan merespon positif. Sebaliknya, apabila kita menjadi pemimpin dan memperlihatkan perilaku negatif yang tidak mencerminkan perilaku seorang pemimpin, maka rakyat kita akan memberi respon negatif dan akan sedikit demi sedikit kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya.


Jadi, apabila kita membayangkan diri kita sendiri menjadi seorang pemimpin, setelah membaca semua uraian diatas, maka bisa saya katakan, menjadi pemimpin tidaklah mudah. Semua butuh komitmen. Memahami esensi seorang pemimpin yang berarti pelayan rakyat. Semua tidaklah mudah.


Itulah sebab, mengapa kita sebagai rakyat harus senantiasa menghormati pemimpin yang ada di sekitar kita, karena dengan membayangkan diri kita sebagai seorang pemimpin, saat itulah kita mengerti betapa susah nya menjadi pemimpin yang baik dan disegani rakyat


Anggota Kelompok REVOLUSI
1. GUSTAF DWI MALDINI

2. TANTO IVANDI SAPUTRA

3. MUCHAMAD YUSUF

4. APRILLIA SOGA

5. DIYAH WAHYU KUSUMO AJI

6. ELLA ULFA AZIZAH

7. EPAFRODITUS PRAMU SANDIKA

8. NARESWARA SRISUNU BAGUS  AJI SASADARA

 9. ANA PAWITANINGSIH

10.YOSAFAT PUTRA ASA

11. IGOR PALLAS SAVERO

12. ARIF FANI NURJANAH SARONO

13. GISDA NUR ETHISA

14. YUNI PRI ANTINI

15. RISA BUDIARSI

16. VIKA MUTIARA PRADANI

17. DHIFFA AZZAHRA


Lokasi: 

Taman Cerdas, Surakarta Taman Cerdas sesungguhnya memiliki peran penting dalam proses belajar dan mengajar. Jika dikelola dengan semestinya maka bisa diibaratkan dua mata pisau yang memiliki ketajaman yang sama. Satu sisi dapat mengembangkan wawasan pola pikir siswa, sisi lainnya memperluas cakrawala guru dalam berstrategi mengajar kepada para siswanya dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan adanya taman cerdas yang memadai, para siswa dapat memperoleh pengetahuan tambahan, semisal terkait keterampilan atau talenta mereka, sehingga paling tidak membangkitkan semangat mereka dalam menumbuh kembangkan sikap mandiri dalam meniti cita-cita yang ingin mereka capai. Sedangkan manfaat bagi para pendidik bisa menemukan metoda-metoda mengajar yang setiap saat semakin terus berkembang.

Perkenalkan namaku Rusfina febri andari biasa dipanggil Fina. Lahir di Wonogiri 21 Februari 1998. Aku alumni SMA N 3 WONOGIRI.

Tempat tinggalku di Pencil rt 02 rw 03 Wuyorejo, Wonogiri.

Aku kuliah di Universitas Sebelas Maret Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik. Jurusan perrpustakaan program diploma 3.

Motivasiku, awalnya aku hanya coba-coba. Sebenarnya aku tidak pernah terfikirkan untuk masuk ke jurusan ini. Tapi guru berkata bahwa jurusan ini memiliki peluang pekerjaan yang masih banyak dan saat itu aku menjadi yakin bahwa aku akan menjadi orang yang sukses melalui prodi ini.

Cita-citaku aku ingin membahagiakan orang tuaku melalui kesuksesanku. Menjadi wanita karir lalu bekerja dengan baik untuk masa depan keluarga.

Hullaaa nama aku fadila rakhma putri, yang lebih seneng di panggil Lila. Aku lahir di Banyumas. Ngapak? Iya ngapak iyaaaaa. Aku lahir tanggal 14 maret 1998. Aku mengambil jurusan Penyiaran di UNS. Karena dari dulu kepengen jadi penyiar. reporter acara jalan-jalan si lebih tepatnya hehe. Selain itu,aku memilih prodi ini juga karena ingin mengembangkan hobby suka ngomong dan juga nulis. Juga,aku sangat ingin kerja di dunia pertelevisian,menjadi reporter salah satunya. dan juga ingin menjadi sutradara hehe,aamiin. 

Apasih cita-cita aku 5 tahun ke depan? Tentu lulus ya dengan nilai yg bagus, dapet pengalaman yang nantinya pasti akan berguna buat aku, udah nerusin studi s1 karna aku sekarang mengambil jurusan penyiaran yang notabene D3. Bismillah juga bisa ngambil beasiswa S2 di luar negeri, dan sekaligus  menggapai mimpi-mimpi ku,yaitu mengelilingi Eropa dan menjelajahi Afrika. Pernah denger ya? Iya,itu mimpinya ikal sama Arai di sang pemimpi. kata bang Arai "bermimpilah,maka tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu" 

Oke terimakasih :)

Pages: 1 2 3 4 »