User blogs

Tag search results for: "#fisiphebat"

Surakarta, 12 Agustus 2016

 

Lima hari lagi Indonesia akan berulang tahun yang ke-71, sebuah angka yang terbilang sudah tidak terlalu muda lagi, namun juga tidak setua negara-negara maju di benua Eropa maupun Amerika. Dan dengan umur yang sudah melewati setengah abad, negeri ini harusnya sudah masuk ke tahap menuju kedewasaan (the drive to maturity)dalam teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Walt W. Rostow, yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi suatu negara seperti proses penerbangan pesawat.


Tapi amat disayangkan. Negeri kaya ini masih harus menunggu cukup lama untuk menikmati masa itu, hanya karena beberapa pihak yang menyalahgunakan dana milik negara atau perusahaan yang seharusnya dapat membantu mengembangkan negeri tercinta ini. Pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut memakai dana yang harusnya bisa dinikmati manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia hanya untuk kepentingan pribadi atau sesama golongannya.


Ada banyak contoh permasalahan yang terjadi tanpa diketahui publik, bahkan ada pula yang sudah terjadi selama bertahun-tahun namun baru terungkap. Para tersangkanya sendiri sangat beragam, mulai dari pejabat, pengusaha besar, sampai pengusaha kecil pun mempraktekan apa yang kita sebut sebagai “korupsi”.


Contoh masalah kasus korupsi yang pernah terjadi dalam kurun waktu satu tahun ini adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron, yang menerima suap dari PT Media Karya Sentosa dan melakukan pencucian uang yang nominalnya lebih dari Rp 200 miliar.


Hal ini sangat memprihatikan. Karena dengan contoh ini saja kita sudah tahu betapa maraknya korupsi sampai orang-orang menganggapnya sebagai suatu hal yang biasa. Mereka sudah tidak bisa membedakan kembali mana yang benar dan yang salah, selama mereka bisa “membeli” kebenaran tersebut.


Karena itulah, kita sebagai generasi muda penerus bangsa Indonesia harus mengambil tindakan tegas untuk menghentikan kebiasaan korupsi pada masyarakat Indonesia sejak dini. Hal ini bisa dilakukan dalam banyak cara, tapi semuanya hanya membutuhkan satu inti: kejujuran.


Kejujuran ini sangat dibutuhkan oleh orang Indonesia karena negara kita membutuhkan orang-orang jujur yang mewakili 255 juta penduduk untuk menyampaikan aspirasi dan mengelola semua dana di dalam negeri yang merupakan bagian dari kekayaan negara.


Semua bisa dimulai dengan membiasakan diri untuk bersikap jujur, khususnya pada anak-anak. Tapi bukan berarti kita yang sudah dewasa hanya berpangku tangan. Justru mereka yang sudah dewasa secara mental dan fisik yang akan membantu membimbing mereka yang lebih muda.


Bagaimana cara kita melakukannya? Kita bisa menerapkan pepatah “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Semuanya dilakukan perlahan-lahan mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga, khususnya jika mereka memiliki anak-anak yang masih dalam tahap meniru dan mempelajari lingkungan sekitarnya. Ini dilakukan agar generasi muda dapat memiliki basic karakter pribadi yang kuat dan jauh dari korupsi.


Sementara untuk para pelajar, mereka bisa memulainya dengan menghentikan kebiasaan mencontek saat ujian atau mengerjakan PR. Kenapa begitu? Karena mencontek sama dengan “mencuri” – ya, mencuri jawaban.


Dan kita, civitas akademika FISIP, bisa membantu kegiatan ini dengan menjadi pelopor yang menerapkan sikap jujur, baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar kampus.


Semoga dengan dibiasakan bersikap jujur, Indonesia bisa mulai mengelola keuangan negara dengan baik sehingga dapat membangun sarana dan prasarana yang lebih baik lagi untuk seluruh penduduknya dari Sabang sampai Merauke tanpa adanya perbedaan mencolok dari fasilitas yang dimiliki tiap daerah, khususnya antara ibu kota dengan daerah pelosok.


Kita pasti bisa melakukannya, karena kita Indonesia yang meskipun memiliki banyak perbedaan tapi mampu untuk tetap menjadi satu dalam satu kesatuan berbentuk negara.


Hidup Indonesia!

Apa kabar Indonesiaku ? Apakah masa kejayaanmu masih seperti dahulu ? Atau mungkin makin memburuk. Mungkin sebagian pendudukmu melihat semakin membaik dan sebagian lainnya melihat semakin memburuk. Bahkan tidak sedikit juga pendudukmu yang tidak mempedulikan keadaanmu. Sudah banyak cara yang dilakukan oleh bangsa ini untuk terus mempertahankan “Kejayaan” yang menyandang namamu, namun itu semua belum cukup untuk terus membuat Indonesia terus jaya.

Lantas apa yang harus dilakukan ? Semua gagasan yang setahun belakangan ini  diberikan oleh pemerintah masih dirasa belum cukup. Mungkin ada satu cara yang lebih efektif untuk secara perlahan menjayakan Indonesia kembali. Cara tersebut adalah dengan memperbaiki moral dari bangsa yang besar ini. Tanpa moral yang baik, maka negara yang besar pun dapat runtuh dengan sendirinya. Pengembangan moral yang sudah dipupuk dari masa anak-anak dengan melalui pembelajaran di sekolah dan melalui pendidikan agama pun dapat luntur sejalan dengan adanya konten-konten yang menyebabkan menurunnya kualitas moral bangsa. Konten-konten tersebut bisa tersebar melalui media sosial, media elektronik bahkan melalui pergaulan sehari-hari. Nyatanya tanpa kita sadari mungkin kita juga sudah mengalami kemerosotan sikap moral. Kebiasaan-kebiasaan yang selama ini kita lakukan mencerminkan taraf moral kita yang sesungguhnya. Oleh karena itu sebagai bagian bangsa yang besar haruslah kita memiliki akhlak yang baik pula agar nantinya meningkatkan taraf moral perilaku kita.

Sebelum sampai di umur Indonesia yang akan menuju 71 tahun ini, sudah banyak sekali pengorbanan-pengorbanan yang dilalukan oleh para pejuang diawal-awal kemerdekaan Indonesia. Dengan adanya segala perkembangan zaman yang terjadi di Indonesia membuat kita lebih susah lagi untuk mempertahankan keutuhan Indonesia karena mayoritas anak muda Indonesia lebih menyukai budaya luar negeri yang mereka anggap lebih masa kini. Dampak-dampak buruk dari kurangnya kesadaran akan budaya-budaya luar negeri yang mulai terasa pada anak-anak muda Indonesia masa sekarang adalah melemahnya rada cinta akan tanah air dan mereka juga menjadi manusia yang cenderung individual dalam artian mereka lebih mementingkan diri mereka sendiri dan tidak mendukung akan apa yang terjadi dalam lingkup pembangunan di Indonesia. Sikap acuh tak acuh mereka ini lama kelaaman akan membentuk budaya baru yang nantinya melekat di budaya asli Indonesia. Walaupun perkembangan teknologi ini membuat adanya dampak buruk bagi beberapa sektor di Indonesia namun perkembangan teknologi ini juga membawa dampak positif contohnya makin majunya perkembangan alat-alat teknologi yang ada di Indonesia dengan cara bekerja sama dengan negara-negara yang sudah lebih maju di bidangnya.

Harapan saya nantinya untuk Indonesia dengan adanya laju perkembangan teknologi dan budaya yang ada di dunia tidak membuat Indonesia yang nanti berubah menjadi lebih buruk dibandingkan Indonesia yang dulu dimana Indonesia yang dulu amat menjunjung tinggi hakat dan martabat demi kejayaan Indonesia. Tak kalah penting lagi adalah dengan adanya revolusi mental dimana anak-anak muda Indonesia nantinya memiliki mental yang kuat dan tidak mudah di koyahkan dengan adanya budaya-budaya luar yang masuk ke Indonesia sebab negara lain saja mengakui bahwa Indonesia adalah negara yang hebat dimana para penduduknya memiliki siap yang baik kepada sesama penduduk Indonesia maupun dengan merekan yang berasal dari luar Indonesia. Serta menurut saya sebagai civitas akademik FISIP nantinya adalah dengan membangun Indonesia melalui belajar dan kerja keras agar nantinya dapat terus mengabdi bagi bangsa Indonesia. 

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka!

 

Apa kabar Indonesia? Kuharap kamu selalu sehat, kuat, dan senantiasa dalam rahmat Allah. Empat tahun sudah kita tak jumpa, memang belum lama tapi terasa sebaliknya. Empat kali ulang tahunmu tidak kuhadiri, ratusan kali upacara senin tidak ku ikuti. Kangen rasanya. Indonesia..... Indonesia....

 

Tentunya kamu tahu aku kemana dan apa yang ku kerjakan selama itu, kerena dahulu aku pernah cerita kepadamu. Jadi tak perlu lagi kutulis sebabnya disini. Yang ingin ku utarakan disini adalah apa yang sebaiknya aku lakukan untukmu Indonesia. Ya hitung-hitung membayar absenku selama menghilang kemarin. Sudah kamu catat bukan apa yang dibutuhkan?

 

Sekarang aku mau memastikan kabar  yang lain, boleh kan?

Bagaimana kabar pendidikan? Kudengar UN sudah tidak menjadi penentu kelulusan siswa ya? Memang sebenarnya agak lucu jika kelulusan hanya ditentukan dalam ujian tiga atau empat hari tersebut, padahal tujuannya adalah bagaimana ilmu yang didapat bisa bermanfaat  bagi masyarakat atau tidak. Sekolah bukan untuk cari ijazah, dan bukan berarti yang tidak lulus ujian tidak bisa bermanfaat .Wah jadi gak ada deg-degan nasional lagi ya? Hehehe.

Ujiannya sebagian ada yang pake komputer juga ya? Asik, biar ketinggalan zaman niih...

 

Kalau kabar ekonomi  bagaimana? Selama setahun kemarin kudengar pemerintah menggerakkan dana besar untuk melakukan investasi di berbagai bidangdan dampaknya mulai tampak sekarang. Indikator ekonomi bergerak naik, setelah sebelumnya mencapai titik terendah selama 16 tahun terakhir.Hebat juga ya?

Belanja pemerintah dan dimulainya proyek-proyek infrastruktur besar, disertai meningkatnya produksi semenkatanya mampu  menopang kegiatan ekonomi nasional. Bener gak? Kalau bener kan kita jadi tenang.

 

Lalu bagaimana kabar pertahanan?  Ada yang bilang bahwa kekuatan pertahanan Indonesia terus membaik dengan fasilitas yang juga makin mumpuni. Lalu saat ini kekuatan pertahanan Indonesia masuk di urutan 19 di dunia atau urutan 9 di Asia Pasifik, jujur menurutku itu cukup membanggakan jika memang benar. Jadi kalau ada negara lain mau macam-macam sama kamu merka bakal pikir dua kali sebelumnya.

 

Oh iya perikanan, bagaimana masih banyak kan ikannya di laut? Jangan sampai diambil orang lain ya. Masih sering kan acara meneggelamkan kapal pencuri ikannya? Waah itu kejam tapi bagus lho. Maksimalkan kinerja nelayan didukung dengan menopang kesejahteraan mereka  kemudian hasil tangkapan disebar luaskan dimasyarakat, agar semua bisa merasakan hasil tangkapan laut sendiri dan gizi masyarakat tercukupi semua.

 

Hmm masih banyak lagi, pertanian, penegakan hukum, birokrasi, kerukunan umat beragama, dan lain-lain. Pastinya semua berprestasi dan punya andil kebaikan di tahun kemarin, itu keyakinanku. Mungkin ada jawaban lain dari Indonesia? Ya balasannya segera kutunggu untuk memastikannya.

 

Indonesia sekarang aku dan ribuan mahasiswa baru sedang bersiap menjajaki bangku perkuliahan, dengan penuh perjuangan mereka meraihnya. Andai semuanya punya visi dan misi yang sama, membangun negrinya, memperbaiki kehidupan masyarakatnya, dan menguatkan integritasnya, aku yakin bangsa ini bisa segera maju. Andai saja...

 

Terakhir dariku untukmu Indonesiaku, aku sebagai pelajar hanya bisa belajar, berdoa, dan bersabar. Belajar bagaimana membuat kebaikan yang bermanfaat, berdoa agar selalu dibimbing di jalan terbaik, dan bersabar menanti buah dari usahaku selama ini. Tapi aku dan kawan-kawan sebagai pemuda, punya semangat. Semangat untuk menyuarakan kebenaran yang selama ini bisu, tertimbun dosa para penguasa yang rakus akan dunia untuk kepentingan dirinya.

 

Indonesia, nantikan aku dan kawan-kawan beberapa tahun lagi. Dengan ilmu dan pengalaman yang diajarkan zaman, kita jadi lebih dewasa. Kita berusaha membawa bangsa ini meraih cita-citanya.


Selamat Hari Ulang Tahun yang ke-71

 

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

 

                                                                                                                                 Surakarta, 10 Agustus 2016




                                                                                                                                           Farhan DMTT

                                                                                                                   

 

 

 

 

 

Halo perkenalkan namaku Muhamad Rizky Firmansyah. Laki-laki dengan umur 19 tahun. Aku lahir di kota Boyolali yg sering dijuluki kota susu pada tanggal 3 juli 1997. Aku tinggal di boyolali juga yaitu di desa Dawung RT:02 RW:06 Kelurahan Pulisen Kabupaten boyolali. Ini aku kasih id instagramku @muhamadfirmannn terus id twitter @fiermanmuhamad dah itu aja gausah banyak-banyak ntar ndak ngga muat tempate.

Alhamdulillah aku ketrima di D3 Advertising UNS lewat jalur ujuan tulis (UTUL). aku memilih di adver ini karena aku ingin menambah wawasan dan juga menambah ilmu pastinya, selain karena niatku sendiri orang tuaku pun juga mendukung sepenuhmya. mungkin karena aku banyak teman juga sih yg kuliah di fisip uns makanya aku jadi ikut-ikutan.

Dan cita-citaku untuk 5 tahun kedepan antara lain jadi pribadi yang baik dan pemurah hati, sukses dalam segala hal baik dikeluarga maupun diluar lingkup keluarga. dapat membahagiakan orang tua juga termasuk cita-citaku. Saya ingin juga bisa membuat usaha sendiri dan dapat memperkerjakan orang-orang disekitar saya. Demikian cerita saya, see you next time.

Assalamualaikum wr. wb.


  Sebelumnya saya akan memperkenalkan diri. Nama saya Rivaldi berasal dari SMAN 1 Sragen, saya di UNS mengambil jurusan sosiologi dan di sini saya mendapat tugas ospek yaitu menulis surat untuk Indonesia jadi sekarang saya akan membuat surat.

  

  Apa kabar Indonesiaku ? Hampir 71 tahun engkau berdiri tegak, bukan ? Alhamdulillah. Melihat dari awal perjuangan rakyat memang tidak dapat diragukan lagi bahwa pejuang pejuang Indonesia sangat menginginkan merdeka dan terlepas dari penjajahan negara lainnya dan walaupun Indonesia sudah merdeka negara lain tetap ingin menjajah Indonesia. Itulah sekilas perjuangan zaman dahulu, untuk sekarang ? Ya kita sedang beperang dengan kebodohan, narkoba, terorisme, korupsi dan masih banyak lagi. Inilah negeri tercintaku dimana kasus kasus seperti itu masih marak di sini. Sang Ibu Pertiwi masih sempat meneteskan air mata karena kasus kasus tersebut. Padahal demi berkibarnya bendera Merah Putih, banyak yang harus dikorbankan bahkan nyawa pun ikut menjadi taruhan. 'Merdeka atau mati' 'Lebih baik pulang tinggal nama daripada gagal dalam tugas' semboyan seperti itulah yang digenggam para pejuang kita. Namun, sekarang masih banyak pemuda meremehkan perjuangan perjuangan pada zaman dahulu, banyak dari mereka yang istilahnya 'cuek' pada pahlawan pahlawan Indonesia.

  

  Tapi bukan berarti Indonesiaku ini tidak bisa dibanggakan. Ibu Pertiwi masih bisa tersenyum karena tidak semua generasi muda di Indonesia itu rusak. Banyak para pemuda kita yang sukses membawa nama Indonesia dikenal oleh dunia, banyak dari mereka yang membawa Garuda melambung tinggi di angkasa. Di sisi lain keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam. Belum lagi kita memiliki tanah yang subur serta keindahan alam yang tidak kalah dari negara lain. Banyak hal yang dapat kita banggakan di sini. Bila semua para generasi muda mampu memiliki kesadaran akan pentingnya cinta tanah air maka negara ini akan semakin kuat. Bila para koruptor juga mempunyai kesadaran pasti negara ini juga akan semakin maju. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah dan bahkan sumber daya manusia yang jumlahnya juga sangat banyak. Kita hanya harus berpikir bagaimana cara mengolah sumber daya tersebut agar Indonesia semakin dipandang oleh negara lain


  Jadi, untuk Indonesiaku tetaplah berdiri tegak. Memang banyak masalah masalah yang kau hadapi tapi bukan berarti kita hanya bisa menangis. Indonesia bukanlah negara lemah. Indonesia adalah negara yang kuat dengan segala keragaman yang dimilikinya. Untuk ke depannya aku bukan hanya berharap tetapi juga mendoakan untuk Indonesia agar lebih baik. Di sini saya sebagai generasi muda akan berusaha semampunya untuk Sang Merah Putih.

   

  Sekian surat ini kutulis untuk tanah kelahiranku, sekali lagi untuk 71 tahun negara ini berdiri aku berdoa agar Indonesia mampu menjadi yang terbaik.

Garuda dituntut melambung.


Wassalamualaikum wr. wb.

Assalamualaikum wrwb

Perkenalkan saya Lizar Abdillah,biasa dipanggil lizar.saya lahir pada 12 mei 1997 di kota ponorogo jawa timur.nama ayah agus satriyono bekerja sebagai pns,nama ibu saya sri supadmi bekerja sebagai pns juga.alamat saya dukuh merbot rt/rw 003/001 kel/desa kauman kecamatan kauman kabupaten ponorogo jawa timur.

Saya diterima lewat jalur PMDK dengan jurusan yaitu Manaemen Administrasi

Motivasi saya memilih jurusan MA?karena saya yakin saya bisa sukses dengan jurusan yang saya pilih,dengan tekad dan usaha yang keras serta mental yang tidak selalu mengeluh insyaallah saya yakin sukses dunia akhirat,amin...

Cita cita 5 tahun ke depan adalah apa yang saya pelajari dan saya mengerti selama menempuh kuliah nanti akan saya terapkan demi untuk  mencapai kesuksesan dan mewujudkan mimpi saya yaitu ingin menjadi orang sukses yang berada dalam lindungan allah..
lizar abdillah Aug 9 '16 · Tags: #fisiphebat
Haii =D namaku Ignatia Ingga Buana. Kalian bisa panggil aku Ingga. Aku lahir di Blora , tepatnya 16 November 1997. Rumahku di Jl. Raya 816 Jepon, Blora. Aku dari awal memang memiliki cita- cita bekerja dibidang komunikasi yang terkhusus pada penyiaran. Maka dari itu, aku mengambil jurusan D3 minat utama penyiaran.kenapa sih aku memilih itu? Karena jujur, aku orangnya gak pernah bisa kalau misalnya disuruh untuk duduk selama berjam jam menghitung sgala macam angka, aku sukanya yg banyak berinteraksi sama orang banyak. Dan disamping aku punya kelebihan dalam bidang musik, aku ingin mengembangkan bakatku di bidang penyiaran. Karena, jalan yang sangat mudah untuk mencapai cita cita itu ya hanya dengan masuk program studi ini. 

Lalu, apa sih cita- cita 5 tahun ke depan ?  Cita- citaku pastinya pingin lulus dengan nilai yang memuaskan dan pastinya tepat. Cita- cita dari kecil itu aku ingin menjadi penyanyi, dan mungkin dengan seiring berjalannya waktu dengan aku memilih program studi ini, cita cita ku dapat teecapai. Aku sangat ingin bekerja di bidang pertelevisian indonesia. Dan pastinya ingin menorehkan segala kreatifitas yang aku miliki di UNS ini. 


Assalamualaikum wrwb perkenalkan nama saya Sari Utami biasa dipanggil Sari huruf A-nya jangan dihilangin ya takut nanti pas manggil salah orang hehe, Saya lahir di Wonogiri, 20 Agustus 1997 hmm taulah sekarang umur berapa, saya dilahirkan oleh seorang malaikat yang luar biasa yakni ibu saya(mau tau namanya? tanya saya langsung ya), saya memang lahir di Wonogiri tapi saya tinggal di Kalangan RT 2 RW 1 , Dukuh, Sukoharjo, tetanggaanlah hehe. Saya dulu dari SMK swasta di Sukoharjo yakni SMK KRIYA SAHID SUKOHARJO(dekat bangjo carikan). Dulu saya tidak yakin bahwa saya bisa diterima di universitas negeri tapi ibu saya yang jauh lebih yakin bahwa saya bisa masuk ke universitas negeri ini, karena doa dan usaha saya serta doa dari orangtua dan keluarga Alhamduliah saya bisa masuk dan melajutkan kuliah di UNS, jalur apapun saya tempuh karena dorongan orangtua yang luarbiasa untuk saya, 2x saya gagal tapi dari kegagalan saya yakin saya bisa dan pada akhirnya saat saya mengikuti Ujian Tulis D3 pada tanggal 11 Juni lalu Alhamdulilah saya bisa diterima di Fakultas FISIP dengan Prodi Perputakaan(luarbiasa).

Kenapa saya memilih prodi Perpustakaan? hmm saya dulu niatnya ngambil IPC dan pilihan pertama saya memilih prodi yang saya idamidamkan hehe dan pada akhirnya hari pengumuman jalur tulis diumumkan saya belabelain pergi ke UNS untuk mengambil pengumuman tersebut disekretariatan eh ternyata nyampai sana tutup(apes ya) lalu saya WA teman saya "keterima bro?" teman saya pun bales "kowe ketrmo Perpustakaan." Dalam hati saya bilang " kok teman saya tau sedangkan saya sendiri tidak tau hehehe" lalu saya pulang ke Sukoharjo dan lalu saya buka link pengumuman di handphone jengjeng(belum dibuka heboh) Alhamdulilah saya diterima D3 Perpustakaan di UNS, tak henti hentinya saya bersyukur. kenapa memilih Perpustakaan? Karena saya ingin membangkitkan lagi minat baca dalam diri saya, untuk apa sekolah tinggi kalau tidak membaca? so saya ingin membangkitkan minat baca untuk diri saya sendiri serta menjembatani kesuksesan saya dengan minat baca.

apa cita-cita 5thn kedepan? Lulus sesuai prosedur yakni 3thn(kalau bisa tidak nyampai 3thn), IPK terbaik, menjadi mahasiswi yang aktif dalam berorganisasi, jadi mahasiswi yang dapat memberi contoh terbaik, setelah saya lulus keinginan saya tidak langsung bekerja, kenapa? karena saya ingin saya bisa memperkerjakan oranglain dan dapat memberikan gaji kepada oranglain, karena cita-cita saya yakni menjadi Pengusaha yang mulai yang sukses, dan yang halal, meskipun prodi saya di Perpustakaan bahwa saya yakin saya bisa menjadi pengusaha entah nanti pengusaha buku entah nanti pengusaha apapun yang masih berhubungan dengan jurusan saya.(Bismillah)
Karena membaca jembatan ilmu,Karena membaca kita tahu dunia. Sekian perkenalan saya teman, panjang? biasakan membaca ya hehehe
Wasalamuallaikum wrwb
Sari Utami Aug 9 '16 · Tags: #fisiphebat
Pages: 1 2 3 4 5 »