Kelompok Justin Trudeau di Pasar Klewer from Kunti Dewi Kriswindayasti's blog

Nama Anggota:

1.     Kunti Dewi Kriswindayasti

2.      Nabilla Sekar Ningrum

3.     Zidhane Khasbul Wafii

4.     Hendrico Gardatama

5.     Novenda Hijrah Nugraheni Pramukti

6.     Muhammad Rahaditya Athafitra

7.     Satrio Punto Wibisono

8.     Asri Sherenia Savitri

9.     Dinda Pramitha Shaila Putri

10.  Miratul Umam

11.  Tifani Sasnila Silitonga

12.  Khansa Qonita

13.  Ferika Yohanida Anzilinni’mah

14.  Charisma Budi Pratomo

15.  Anika Hikmah Ayuni

16.  Muhammad Ikhsanul Amiin

17.  Mutiara Tsani Rosyida

18.  Sindu Damais

Nama pendamping :

            Ardhia Mafaza

 

Pasar Klewer merupakan pasar tradisisonal di Surakarta yang terletak pada jalan Dr. Radjiman.  Letaknya pun sangatlah strategis, yakni berdekatan dengan Kerajaan Kraton Kasunanan Surakarta. Sebelum dibangun menjadi Pasar Klewer, dulu tempat ini merupakan salah satu tempat persinggahan para pedangang dari berbagai kota, sehingga berdirilah pangkalan kereta disana. Karena suara kereta api yang hendak berangkat bersuara seperti “tet..tet..tet” maka sebelum dinamai Pasar Klewer, Nama sebelumnya ialah “Pasar Slompret. Pasar klewer menjadi salah satu destinasi wisata dan tempat untuk “kulakan” bagi para pedagang pelancong, karena barang yang tersedia sangatlah lengkap dan terhitung lumayan murah-murah. Pada 2014, tragedi kebakaran terjadi hingga menghanguskan sebagian bangunan Pasar Klewer  di luar gapura sehingga pemerintah memutuskan untuk mengadakan renovasi. Kini pasar klewer terlihat lebih modern dan bersih.

               Di Pasar klewer ini tersedia berbagai pakaian dan kebutuhan sehari-hari. Pakaian seperti pakaian anak, pakaian dewasa, pakaian resmi, santai, seragam dan lain sebagainya. Pasar Klewer juga menyediakan  barbagai macam batik dari berbagai daerah. Inilah salah satu kekhasan yang dimiliki oleh Pasar Klewer. Batik yang ditawarkan pun beragam yaitu, Batik Solo, Batik Madura, Batik Yogyakarta, Batik Pekalongan. Dan tidak hanya berjualan kain batik saja, namun terdapat banyak olahan dari kain batik seperti tas, baju, hem, sepatu, blangkon, seprei, dan lain sebagainya. Pasar Klewer memiliki sebutan unik yaitu “Klewer” karena para pedagang menawarkan barang dagangan mereka  yang diletakkan didalam kios-kios mereka sehingga tampak menjuntai tidak beraturan atau berkleweran jika dilihat dari kejauhan. Di halaman luar basar klewer dijajakan berbagai makanan tradisional berupa es dawet, es cendol, es serut, putu ayu, gudheg, dan lain sebagainya.

               Alasan kelompok kami memilih pasar Klewer yaitu, karena Pasar Klewer merupakan destinasi wisata terbesar di Kota Solo dengan lokasi yang strategis. Pasar Klewer memiliki “wajah baru” yang harus dikenalkan pada masyarakat luas. Dan Pasar Klewer merupakan salah satu pasar yang masih menjunjung tinggi nilai tradisional yang ada yang tersusun apik menjadi pernak-pernik yang menghiasi Kota Solo.



Previous post     
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Kunti Dewi Kriswindayasti
Added Aug 12

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives