How to Survive in Solo from Nafis mahendra's blog

 

How to Survive in Solo

(Oleh: Nafis,Yahya,dan Kipti)

 

Beliau adalah ibu Eri,beliau adalah warga asli solo tepatnya di daerah Tipes,Serengan,Surakarta.Ibu Eri yang berusia 50 tahun ini bekerja sebagai penjual es di depan SMAN 7 Surakarta.menurut beliau hidup di Kota Solo itu enak,karena di Kota Solo kota nya nyaman,aman,dan biaya hidupnya sangat murah.baran-barang kebutuhan di Solo harganya murah,dengan penghasilannya berjualan es yang seharinya beliau mendapatkan 50-60 ribu,beliau dapat memenuhi biaya hidup beliau dan sekeluarga.Menurut nya  sehari hari beliau hanya mengeluarkan 40-50 ribu per hari nya untuk biaya hidup nya di Kota Solo.Beliau menggunakan uang penghasilannya berjualan es untuk membeli beras,sayur mayur,tabung gas elpiji,dan keperluan sehari-hari lainnya,seperti membayar listrik,membayar air dan lainnya.Menurut beliau untuk hidup di Solo cukup mudah jangan banyak membeli keperluan yang tidak perlu dan jangan boros,karena jika kita melakukan hal tersebut maka pemasukan kita akan terkuras habis malah kebutuhan yang harusnya penting untuk dibeli tidak bisa dibeli karena pemasukan kita habis tersedot ke hal-hal yang tidak berguna.Karena biaya hidup di Kota Solo murah jadi tidak susah hidup di Kota yang terkenal sebagai kota bengawan ini.Ibu Eri juga memiliki harapan terhadap mahasiswa saat ini yang merupakan generasi muda masa depan bangsa,harapan beliau adalah mahasiswa bisa menjadi teladan masyarakat luas bukan hanya dikalangan kampus saja,menjadi mahasiswa yang bisa memiliki hubungan baik dengan masyarakat luas,karena sekarang banyak mahasiswa yang acuh terhadap lingkungan sekitar

 


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Nafis mahendra
Added Aug 10

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives