HOW TO SURVIVE IN SOLO from Lolita Meldi Yunanda's blog

HOW TO SURVIVE IN SOLO

 

Oleh:Tari Tanggai (16/16)

 

PKKMB FISIP 2017

UNIVERSITAS SEBELAS MARET










HOW TO SURVIVE IN SOLO

(Oleh: Loli dan Rosa)

                                                                                       

Beliau adalah bu Sarti,seorang penjual nanas yang berusia 65 tahun.Beliau berasal dari Regot dan telah tinggal di daerah Pasar Legi selama 20 tahun. Dalam bekerja sehari hari biasanya ia berpenghasilan Rp. 20.000 dalam sehari. Kebutuhan sehari hari ia mengandalkan nanas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

 Menurut beliau untuk bertahan hidup di solo kita harus tetap berpegang pada tradisi tempat kita tinggal dimana kita harus menyaring setiap kebiasaan yang kurang sesuai dengan tradisi yang kita bawa apalagi kalau kita adalah anak rantau.karena setiap tradisi atau kebiasaan  dari daerah baru tidak selalu positif namun terkadang mempunyai sisi negatifnya. Selain itu menurutnya orang solo adalah orang yang ramah dan kalem sehingga kita juga harus bisa bersikap ramah tanpa peduli dari kota ataupun desa kita berasal sehingga kita yang sebagai pendatang bisa mudah diterima oleh masyarakat sekitar.

Menurut wawancara kemarin, beliau berharap  kepada mahasiswa baru yang kelak akan menjadi generasi generasi penerus bangsa untuk menjadi sosok pemimpin bangsa yang jujur dan bisa memperbaiki perekonomian bangsa dimasa mendatang ,sehingga tidak ada kesenjangan sosial bagi mereka yang kurang mampu.

 

 

Senin, 7 Agustus 2017


Previous post     
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Lolita Meldi Yunanda
Added Aug 9

Tags

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives