Surat Untuk Indonesia from Adly Angga Hanura's blog

Surat Untuk Indonesia

 

 

“Tanah airku Indonesia negeri elok amat kucinta” Itu adalah penggalan lirik lagu yang berjudul “Rayuan Pulau Kelapa” ciptaan penyair terkenal pada jamannya yaitu Ismail Marzuki. Lagu ini menggambarkan keindahan alam Indonesia terutama di sekitar pantai yang banyak ditumbuhi pohon kelapa. Memang itulah Indonesia yang alamnya sangat indah terlebih lagi baru-baru ini terdapat objek wisata baru yang jarang dikunjungi oleh khalayak ramai serta objek pariwisata yang tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah sekitar.


Sebenarnya potensi pariwisata Indonesia sangat menjanjikan terlebih lagi karena Indonesia itu sendiri negeri yang sangat luas namun banyak masyarakat yang kurang tahu potensi wisata tersebut yang akhirnya hanya menjadi tempat yang tak terjamah. Namun belakangan ini potensi pariwisata yang tak terjamah itu banyak yang menemukan dan menyebarkannya di sosial media lewat cara yang kreatif sehingga masyarakatpun berbondong-bondong ingin mendatanginya.


Masyarakat Indonesia memang sangat kreatif dalam segala hal dan yang lagi viral seperti “eta terangkanlah” netizen Indonesia tak mau kalah kreatif berjoget lagu eta terangkanlah. Dan tahun lalu juga sempat viral “Om Telolet Om” ini merupakan anak kecil yang meminta klakson kepada bis-bis di jalur jawa untuk membunyikan klaksonnya yang menghasilkan suara yang unik sehingga masyarakat Indonesia memopulerkannya kedalam komentar artis-artis luar negeri sehingga ini menjadi terkenal ke seluruh dunia walau cuman sesaat dan segala hal yang menghibur memang masyarakat Indonesia sangat kreatif Tapi kalau dalam urusan politik masyarakat Indonesia masih saja berdebat pada hal-hal yang tidak penting menurutku karena perbedaan itu wajar karena Indonesia itu suku, budaya, adat istiadat, dan pemikirannya pun pasti berbeda biarlah itu menjadi pemersatu bangsa bukan untuk pemecah bangsa, apalagi di sosial media dengan mudahnya berita “Hoax” tersebar dan untunglah pemerintah sekarang mempunyai badan langsung yang mengurusi masalah berita “Hoax” tersebut kalau bisa diberi hukuman yang seberat-beratnya bagi para penyebar “Hoax” tersebut karena masyarakat Indonesia pun gampang terpancing emosi karena berita “Hoax” tersebut. Inilah yang harus kita waspadai bersama-sama karena “Hoax” harus kita bersama bukan hanya pemerintah belaka kita sebagai warga negara harap membantu polisi menangkap para tersangkanya.

 

Masyarakat Indonesia belakangan ini juga dikenal sebagai orang yang suka main hakim sendiri seperti contohnya kemarin korban yang meninggal akibat dikeroyok oleh sesama suporter persib bandung yang bernama Ricko Andrean. Ricko dikeroyok oleh rekan sesama suporternya sendiri yang tidak tahu bahwa dia bobotoh juga padahal Ricko mempunyai niatan baik untuk memisahkan keributan dan malah Ricko yang menjadi korbannya karena provokator yang memprovokasi orang lain sehingga emosinya terpancing emosinya dan dipukuli Ricko sampai tidak sadarkan diri sampai koma dan setelah dirawat 7 hari dia meninggal. Inilah yang  harus dibenahi di Indonesia tentang krisis moral dan sebagai warga aku ingin pemerintah bisa mencegah perilaku suka main hakim sendiri ini karena bisa jadi korban yang sebenarnya tidak bersalah malah mendapat hukuman layaknya orang yang bersalah dan mudah-mudahan sebagai warga negara Indonesia saya bisa memberikan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat karena ini harus dicegah agar tidak terjadi korban selanjutnya.


Saya yakin masyarakat Indonesia adalah orang yang baik-baik dan bisa diatur karena pada dasarnya budaya masyarakat Indonesia yaitu masyarakat timur lebih sopan dan halus daripada budaya masyarakat barat seperti Amerika dan solidaritasnya pun lebih tinggi dibanding masyarakat negara lainnya. Sebagai generasi muda saya harap saya bisa mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepannya karena generasi muda itu harapan bangsa yang akan ada masanya akan memimpin bangsa ini jangan sampai terpengaruh oleh pikiran yang aneh-aneh seperti ingin mendirikan negara sendiri yang padahal bahasa dan tinggalnya masih menumpang di Indonesia.


     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Adly Angga Hanura
Added Aug 8

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives