Surat Untuk Indonesia from Khexe Purnamasari's blog

Surat Untuk Indonesia


Indonesia merupakan negara berkembang. Negara yang sudah merdeka, tepatnya di tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia meproklamasikan kemerdekaannya. Untuk memperoleh kemerdekaan tersebut tentunya tidak dengan cara yang mudah, melainkan dengan perjuangan penuh para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Mereka yang rela berkorban demi kecintaannya pada Indonesia agar Indoseia dapat memperoleh kemerdekaan.


Indonesia adalah negara kepulauan terbesar didunia, yang terdiri dari beribu-ribu pulau dari sabang sampai merauke yang sering disebut dengan kepulauan Nusantara. Indonesia terletak diantara dua samudra & dua benua ; samudra hindia & samudra pasifik serta benua asia & benua australia. Negara yang indah dengan memiliki banyak ragam suku, bahasa, agama dan budaya yang berbeda dari daerah satu dengan daerah yang lain. Namun, hal itu tak menjadikan negara indonesia menjadi terpecah belah. Dengan menjunjung semboyan “Bhineka Tunggal Ika” nya indonesia mampu bersatu, sesuai dengan artinya yakni walaupun berbeda-beda tetap satu jua.


Namun saat ini Indonesia seperti kehilangan jati dirinya, seperti tak berpedoman pada Bhineka Tunggal Ika lagi. Banyak masyarakat yang sudah tidak mengamalkan dan melaksanakan Bhineka Tunggal Ika. Banyak masyarakat Indonesia yang tak lagi memiliki jiwa toleransi dengan sesama. Mereka justru menjadi masyarakat yang pemilih, tak peduli dengan orang lain bahkan juga diskriminasi kepada orang lain. Hal itu menjadi cermin bahwa masyarakat Indonesia mempunyai jiwa dan mental yang lemah..


Dalam bidang perekonomian , satu tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi Indonesia bertambah menjadi 5 persen yang semula 4,9 persen ditahun 2015. Pertumbuhan ekonomi tersebut diharapkan dapat membantu bagi kenaikan harga komoditas dan diharapkan juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini, Indonesia mampu menjadi negara yang lebih makmur. Indonesia makin gencar dalam hal pembangunan. Khusunya pembangunan dalam wilayah – wilayah yang terpelosok. Hal itu menujukkan bahwa Indonesia saat ini mampu menjadi negara yang lebih baik.


Sedangkan dalam bidang sosial masyarakat Indonesia sudah banyak yang semena-mena. Misalnya akhir-akhir ini banyak kasus pembegalan dan perampokan. Bahkan pelaku tak hanya mengambil harta benda korban tapi juga tega mengambil nyawa korban. Pelakunya pun  tak hanya dari kalangan orang dewasa, tapi juga dari kalangan anak-anak. Hal ini membuktikan bahwa golongan muda semakin kurang memperoleh pendidikan moral yang baik. Kasus lain yang sedang disorot akhir – akhir ini adalah kasus bulliying. Bulliying ini dilakukan kepada sesama teman. Yang sangat disayangkan korbannya adalah seorang penyandang disabilitas. Sang pelaku seolah tak ada rasa iba sedikitpun dalam melakukan hal itu. Cara yang dilakukan pelaku benar-benar tidak terpuji. Perlakuan itu hanya bersifat sebagai kesenangan semata, yang justru dapat merugikan dan membuat terganggu si korban.


Sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik saya ingin berperan dalam merubah sikap mental masyarakat Indonesia. Dengan berubahnya sikap mental masyarakat yang lebih baik maka akan mendorong masyarakat menjadi orang yang lebih berguna bagi bangsa. Menjadikan masyarakat Indonesia yang tetap berpedoman pada Semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Masyarakat yang tetap bersatu meskipun terdapat banyak keberagaman. Saling toleransi tak membedakan satu sama lain. Peduli dengan sesama serta berperan dalam mengembangkan perekonomian Indonesia agar lebih maju. Nasib Indonesia beberapa tahun kedepan ada pada kami, para mahasiswa. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar apa yang dicita-citakan oleh negara ini dapat tercapai. Hal tersebut tentunya akan kami laksanakan sesuai dengan ilmu-ilmu yang kami pelajari nantinya.


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Khexe Purnamasari
Added Aug 8

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives