Surat Untuk Indonesia from Ardyan Rakhmad Pradana's blog

Surat Untuk Indonesia


Surakarta, 8 Agustus 2017

Indonesia adalah tempat dengan beribu keberagaman. Negeri dengan sejuta perbedaan dan keindahan. Di sini banyak hal yang dapat kita pelajari. Mulai dari belajar bagaimana cara menghargai dan menghormati perbedaan yang ada, untuk menjaga keutuhan dan kesatuan Indonesia. Agar dapat melatih kebiasaan kita untuk menjadi pemuda Indonesia yang berkarakter.

Karakter merupakan suatu ciri khas dari suatu negara, sebagai tolak ukur dari kepribadian seseorang. Karakter merupakan hal dasar bagi setiap negara untuk menilai kita dari sudut pandang mereka. Karakter dari seorang masyarakat sangat diperlukan karena itu pula yang menjadi tolak ukur bagi negara lain tentang karakter dan kepribadian dari masyarakat dalam sebuah negara tersebut.

Di negara Indonesia sendiri, pendidikan karakter sudah dimulai sejak kita masih berusia dini. Karakter di negara Indonesia ini diajarkan mulai dari kehidupan di lingkungan rumah oleh keluarga, saudara dan tetangga sekitar rumah. Di sekolah kita di didik  untuk menjadi siswa yang menaati peraturan yang telah di tetapkan oleh sekolah, kita juga diajarkan untuk menjadi pemuda yang percaya diri, berani bertanggung jawab, mudah bersosialisasi, mandiri, memiliki solidaritas tinggi dan bisa bekerjasama dalam sebuah kelopmok kerja. Di lingkungan masyarakat kita dapat belajar bagaimana caranya untuk saling menghargai perbedaan dengan sikap toleransi kepada semua masyarakat.

Dari karakterlah masa depan dari sebuah bangsa di tentukan. Dengan rasa solidaritas yang tinggi, kemandirian dari setiap generasi penerus bangsa, sikap sopan santun, rasa saling membantu bergotong-royong dalam menyelesaikan sesuatu dengan dilandasi nilai nilai religius yang baik. Dengan poin poin tersebut seharusnya para generasi tua tidak perlu khawatir lagi dengan masa depan bangsa Indonesia seiring dengan perkembangan zaman.

Dari tahun ke tahun kecanggihan teknologi semakin berkembang pesat, ilmu pengetahuan pun semakin berkembang dan  menjadi lebih kompleks. Aku juga mengakui bahwa para generasi muda memiliki kepintaran yang lebih maju dari pada generasi sebelumnya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman karakter dari generasi penerus bangsa begitu memprihatinkan. Miris jika melihat generasi muda yang cerdas itu tidak memiliki karakter bangsa. Mereka seperti tidak peduli lagi dengan tata krama dan aturan-aturan yang telah berlaku dalam masyarakat.

Di tahun sebelum-sebelumnya aku sudah jarang melihat adanya tata krama sopan santun dari generasi muda kepada generasi yang lebih tua. Banyak generasi muda yang kini sudah kehilangan perasaan solidaritas diantara sesamanya. Mereka cenderung hanya mengandalkan kemampuan individual saja. Acuh bahkan pura-pura tak tau terhadap keadaan di sekitarnya. Mereka menjadi generasi muda yang kurang mandiri, hanya tergantung dengan kecanggihan teknologi yang di suguhkan kepada mereka. Disini peran dari para pelajar mahasiswa seperti kami sangat dibutuhkan untuk lebih memperkuat lagi pondasi negeri ini yang mulai lemah. Karena kita tau bahwa mahasiswa merupakan tingkatan akhir sebelum kita memulai kehidupan baru di dunia kerja dan membawa nama  serta kepribadian kita dimata masyarakat, Karena pondasi yang budi pekerti yang luhur maka pemimpin-pemimpin bangsa kelak akan terhindar dari kejahatan Kolusi, Korupsi dan Nepotis dan akan menjadi pemimpin yang jujur.

Nah, dengan momen Dirgahayu Republik Indonesia ke-72 ini, kita harus mulai merubah pemikiran kita untuk bisa memajukan negara kita, aku sebagai salah satu pelajar Indonesia. Aku adalah salah satu bagian dari pondasi masa depan bangsa ini. Aku sadar bahwa aku tak bisa merubah karakter dari negaraku, pulauku, provinsiku, kotaku, dan bahkan keluargaku yang berangsur telah luntur seiring dengan perkembangan jaman. Tapi aku tau, aku bisa memulai semuanya dengan merubah diriku menjadi pribadi yang lebih baik. Aku tau bahwa  masa depan negara ini berada pada genggaman dari setiap generasi penerus bangsa. Dengan memulai dari melatih diri kita sendiri, kita bisa membawa perubahan bagi keluarga kita, kota kita, provinsi kita, pulau kita dan bahkan negara kita.

Sebagai mahasiswa di FISIP UNS, aku ingin menjadi pemuda Indonesia yang cerdas dalam pengembangan di bidang ilmu pengetahuan yang telah aku tekuni sehingga kelak aku dapat memiliki kemampuan untuk memikul tanggung jawab intelektualku, memiliki karakter yang baik, karakter dari pemuda Indonesia dan membanggakan nama Indonesia di mata dunia. Sebagai mahasiswa yang memiliki jiwa seorang pemimpin, cerdas dan memiliki akhlaq yang baik. Aku ingin menjadi salah satu penopang yang kuat dan berkualitas dari pondasi masa depan bangsaku ini. Aku ingin menjadi seseorang yang dapat mensukseskan tujuan negara Indonesia menuju Indonesia Emas ditahun yang akan datang.




Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Ardyan Rakhmad Pradana
Added Aug 8

Tags

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives